Cap Go Meh Jalan Surya Kencana Bogor Resmi Dibuka, Parade Budaya Digelar Usai Sholat Tarawih

Senin 02 Mar 2026, 16:06 WIB
Pemkot Bogor bersama Panitia BSF CGM  buka bersama di pelataran Vihara Dhanagun, Jalan Surya Kencana, Kota Bogor. (Sumber: Dok. Pemkot Bogor)

Pemkot Bogor bersama Panitia BSF CGM  buka bersama di pelataran Vihara Dhanagun, Jalan Surya Kencana, Kota Bogor. (Sumber: Dok. Pemkot Bogor)

BOGOR, POSKOTA.CO.ID - Bogor Street Festival (BSF) Cap Go Meh (CGM) 2026 bertepatan dengan Ramadhan diadakan selama tiga hari, mulai 1 Maret dan ditutup dengan parade kebudayaan yang bakal terselenggara pada 3 Maret 2026.

Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengatakan, perayaan Cap Go Meh merupakan konsistensi masyarakat Bogor dalam menjaga dan memperkuat toleransi sesama umat beragama.

Apalagi, perayaan Cap Go Meh tahun ini bertepatan dengan momentum bulan suci Ramadhan.

Baca Juga: Pramono Anung Kenang Try Sutrisno Sebut Bangsa Kehilangan Bapak Teladan

“Mewujudkan Bogor yang saling sayang-menyayangi menjadi tradisi di Kota Bogor,” kata Dedie dalam keterangannya, dikutip Senin, 2 Maret 2026.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya mengatakan, Festival Cap Go Meh telah berjalan 11 tahun di Kota Bogor.

Hal ini mendandakan bahwa penyelenggaraan festival telah menjadi bagian dari masyarakat Bogor.

Baca Juga: Wakepsek SDN 15 Slipi Jakbar Bantah Paket Menu MBG Tak Layak untuk Siswa

“Tidak hanya tradisi berbagi, tetapi juga tradisi kebersamaan dalam keberagaman. Ini menyimbolkan modal sosial di Kota Bogor yang sangat luar biasa. Dan tahun ini menjadi lebih istimewa, karena Ramadan bertepatan dengan momen Imlek,” kata Bima.

“Ini sangat baik untuk mendidik anak-anak muda dan memberikan edukasi kepada generasi muda tentang makna kebersamaan dan keberagaman,” ucap dia.

Ketua Pelaksana BSF CGM 2026, Arifin Himawan menjelaskan rangkaian acara Cap Go Meh yang terpusat di Jalan Surya Kencana Kota Bogor itu, menghadirkan pasar malam kuliner yang diikuti lebih dari 200 tenant.

Baca Juga: JK hingga Hasto Hadiri Shalat Jenazah Try Sutrisno di Masjid Sunda Kelapa

“Karena DNA Kota Bogor adalah toleransi. Kita bisa duduk bersama dan berkumpul bersama di tempat ini. Oleh sebab itu, pada puncak perayaan, setelah tarawih, akan digelar pawai kebudayaan,” ujarnya. (cr-6)


Berita Terkait


News Update