“Dosen mengajarkan teori, buku memberi definisi. Namun siapa yang melahirkan keberanian, melatih lisan, dan menguji akal sehat? Di situlah HMI hadir.”
Ungkapan-ungkapan itu kini menjadi jejak terakhirnya bagi rekan-rekan sesama aktivis.
Kasus tragis ini kembali menyoroti pentingnya komunikasi keluarga, kesehatan mental remaja, serta peran orang tua dalam menciptakan ruang dialog yang sehat. Ketegangan kecil yang tidak diatasi dapat berkembang menjadi konflik serius.
Sementara itu, keluarga besar HIPMI PT Jaya dan jaringan mahasiswa turut menyampaikan rasa empati atas musibah yang menimpa keluarga, seiring kabar duka meninggalnya Ammar R. Aldevaro.
Dua kabar duka yang berbeda konteks ini sama-sama menjadi pengingat bahwa persoalan emosional dan sosial di lingkungan muda perlu mendapat perhatian serius.
