5. Sahur
Menjalankan program diet saat berpuasa bukan berarti mengurangi makan secara ekstrem hingga melewatkan sahur dan hanya makan pada saat berbuka puasa.
Makan saat sahur justru dianjurkan dalam perencanaan diet yang sehat. Hal yang perlu diperhatikan adalah apa yang perlu dimakan saat sahur dan apa yang perlu dihindari.
Saat sahur, disarankan membatasi asupan garam atau makanan yang asin karena justru bisa meningkatkan rasa haus saat puasa.
Konsumsilah makanan yang padat nutrisi untuk menambah energi, seperti nasi merah, roti gandum utuh, oatmeal, ayam, buah, sayur, atau produk susu rendah lemak.
Dengan konsumsi makanan yang tepat saat sahur, Anda pun bisa lebih kuat dan berenergi saat menjalani puasa selama kurang lebih 12 jam.
6. Hindari Makan Berlebihan
Saat waktu buka puasa tiba, mungkin Anda sering merasa tergiur untuk langsung makan banyak sekaligus. Padahal kebiasaan ini justru tidak baik karena bisa menimbulkan rasa begah di perut.
Jadi, makanlah secukupnya dan perlahan-lahan. Dalam agama Islam, saat buka puasa dianjurkan untuk makan tiga buah kurma, buah-buahan lain, minum air, lalu berhenti sejenak menjalankan ibadah solat.
Anjuran ini bisa dijelaskan secara ilmiah. Gula alami dari buah akan membuat tubuh menyadari bahwa Anda telah makan sehingga tidak merasa kelaparan dan kecil kemungkinannya untuk makan berlebih.
Makan berat dapay dilakukan sebelum salat Isya. Nah, saat makan berat, pastikan asupan Anda terdiri dari karbohidrat, protein tanpa lemak, dan serat dari sayuran.
7. Konsumsi Cairan yang Cukup
