Sebagian ulama berpendapat malam ke-27 Ramadhan memiliki peluang lebih besar sebagai Lailatul Qadar. Jika prediksi kalender tidak berubah, maka malam tersebut diperkirakan jatuh pada 16 Maret 2026.
Meski demikian, tanggal ini tetap bersifat perkiraan. Penentuan awal Ramadhan di setiap negara dapat berbeda karena bergantung pada hasil sidang isbat dan rukyat hilal.
Tanda Malam Lailatul Qadar
Sejumlah riwayat menyebutkan beberapa ciri yang kerap dikaitkan dengan hadirnya Lailatul Qadar. Meski tidak selalu sama setiap tahun, tanda-tanda berikut sering dijadikan pedoman:
- Suasana malam terasa tenang dan damai
- Udara tidak terlalu panas maupun dingin
- Langit tampak cerah tanpa banyak gangguan
- Hati terasa lebih khusyuk saat beribadah
- Matahari pagi berikutnya terbit dengan cahaya lembut
- Tanda-tanda ini biasanya baru disadari setelah malam tersebut berlalu.
Baca Juga: Jangan Terlambat! Ini Cara Bayar Zakat Fitrah 2026, Ketahui Besaran Nominal dan Bacaan Niatnya
Amalan yang Dianjurkan Saat Lailatul Qadar
Agar tidak melewatkan malam penuh kemuliaan ini, umat Islam dianjurkan meningkatkan kualitas ibadah selama sepuluh malam terakhir Ramadhan. Beberapa amalan yang bisa dilakukan antara lain:
- Melaksanakan salat malam atau qiyamul lail
- Membaca dan mentadabburi Al-Qur’an
- Memperbanyak doa dan istighfar
- Berdzikir serta memperbanyak sedekah
- Melakukan i’tikaf di masjid
Kesungguhan dalam beribadah pada malam-malam terakhir Ramadhan menjadi kunci utama untuk meraih keutamaan Lailatul Qadar.
Walaupun waktu pasti Lailatul Qadar tidak pernah disebutkan secara spesifik, hikmah di baliknya adalah agar umat Islam tetap konsisten meningkatkan ibadah sepanjang akhir Ramadhan.
Dengan menghidupkan setiap malam ganjil, peluang mendapatkan malam yang lebih baik dari seribu bulan pun semakin terbuka lebar.
