Pasalnya bukan hanya digunakan sebagai tempat ibadah, melainnya jadi tempat berkumpul ulama dan tokoh.
"Perannya sangat penting di masa-masa perjuangan kemerdekaan, karena di sini selain digunakan untuk tempat ibadah, juga digunakan untuk merancang atau menyusun strategi peperangan pada masanya," ungkapnya.
Tokoh Penting Masjid Jami Angke
Salah satu tokoh bersejarah, yaitu Pangeran Tubagus Angke. Lokasi makam tepat berada di belakang masjid.
Baca Juga: Apakah Menangis di Siang Hari Saat Puasa Bisa Bikin Batal? Ini Penjelasannya
Abdillah menuturkan, pada masa itu Pangeran Tubagus Angke diutus menjadi Panglima Perang oleh Kesultanan Banten.
Meski ada makam tokoh penting di area masjid, uniknya tidak ramai orang yang berziarah seperti pada umumnya.
“Masjid ini tidak seramai tempat-tempat peziarahan pada umumnya. Jadi mungkin karena memang keberadaan tokoh sentralnya yaitu Pangeran Tubagus Angke, semasa hidup dan sampai generasi berikutnya itu menyembunyikan jati dirinya. Jadi memang tidak banyak yang tahu tempat ini, hanya yang menelusuri sejarah," tuturnya.
Selain makam Pangeran Tubagus Angke, terdapat beberapa makam keluarga di area masjid ini.
Baca Juga: Besaran Zakat Fitrah 2026 Berapa? Ini Nominal Uang, Niat, dan Batas Waktu Pembayaran
Abdillah menyebutkan mengapa terdapat beberapa makam keluarga, sebab sebelum abad ke-17, area ini merupakan tempat tinggal masyarakat.
Hingga pada abad ke-17 banyak berdatangan para ulama, pedagang, yang kemudian membangun masjid atau tempat beribadah.
"Sehingga banyak ditemukan makam-makam tua dari abad ke-16, 17 hingga ke-18, terutama dari keturunan Pangeran Jayakarta II yaitu Pangeran Tubagus Angke," ungkap Abdillah.
