Pada fase inilah malam Lailatul Qadar diyakini turun, sehingga setiap amal kebaikan memiliki nilai pahala yang berlipat ganda.
Adapun sejumlah amalan yang dianjurkan untuk menghidupkan malam-malam terakhir Ramadhan.
1. Memperbanyak Salat Sunnah dan Qiyamul Lail
Umat Islam dianjurkan melaksanakan salat sunnah setelah Tarawih, termasuk Qiyamul Lail atau salat malam.
Ibadah ini menjadi salah satu amalan utama yang dicontohkan Rasulullah SAW dalam menghidupkan sepuluh malam terakhir Ramadan.
2. Membaca dan Mentadabburi Al-Qur’an
Selain memperbanyak tilawah, umat Islam juga dianjurkan mentadabburi atau merenungi makna ayat-ayat Al-Qur’an.
Lailatul Qadar merupakan malam diturunkannya Al-Qur’an, sehingga membaca dan memahami kandungannya menjadi amalan yang sangat dianjurkan.
3. Memperbanyak Doa
Momentum sepuluh malam terakhir Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memanjatkan doa, baik untuk diri sendiri, keluarga, maupun seluruh umat Islam.
Doa menjadi bentuk pengharapan dan ketundukan seorang hamba kepada Allah SWT.
4. Berdzikir dan Memperbanyak Istighfar
Mengingat Allah SWT melalui dzikir dan istighfar dianjurkan untuk menenangkan hati sekaligus memohon ampunan atas dosa-dosa yang telah lalu.
Amalan ini dapat dilakukan kapan saja, baik setelah salat maupun di sela-sela aktivitas ibadah lainnya.
5. Membaca Tafsir Al-Qur’an dan Kitab-Kitab Hadits
Untuk memperdalam pemahaman agama, umat Islam dianjurkan membaca tafsir Al-Qur’an serta kitab-kitab hadits.
Amalan ini bertujuan meneladani sunnah Rasulullah SAW dan meningkatkan kualitas ibadah yang dijalankan.
