POSKOTA.CO.ID - Bulan suci Ramadan kembali menjadi momentum istimewa bagi umat Islam di Indonesia, terutama bagi para jamaah yang memilih beribadah di Masjid Istiqlal.
Pada Ramadan 1447 Hijriah, masjid terbesar di Asia Tenggara ini kembali menggelar rangkaian program komprehensif untuk mendukung aktivitas ibadah, edukasi, dan kepedulian sosial.
Dalam keterangan resminya, Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa Ramadan tahun ini disiapkan sebagai ruang untuk memperkuat spiritualitas dan memperluas manfaat bagi umat.
“Mulai dari salat berjamaah, kajian inspiratif, santunan sosial, hingga kebersamaan dalam berbuka puasa,” ujarnya dalam siaran pers pada 20 Februari 2026.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa di Kota Bandung Hari Ini 25 Februari 2026 Lengkap Beserta Doa Berbuka
Tema “Ramadhan Hijau Ramadhan Bersama”
Pada tahun ini, Istiqlal mengusung tema “Ramadhan Hijau Ramadhan Bersama”, sebagai komitmen menghadirkan Ramadan yang ramah lingkungan, tertib, dan menenteramkan. Seluruh program dibagi ke dalam dua kategori besar: program ubudiyah dan program pendukung.
Program Ubudiyah
Program utama keagamaan tetap menjadi pusat kegiatan Istiqlal. Sejumlah agenda rutin disiapkan untuk menghidupkan suasana spiritual, di antaranya:
- Salat rawatib lima waktu
- Kultum Subuh
- Ceramah atau kultum usai salat Zuhur dan Ashar
Selain itu, program khusus Ramadan juga digelar untuk menambah kekhusyukan jamaah:
- Tilawatil Quran dengan menghadirkan qari/qariah berprestasi nasional dan internasional sebelum tarawih.
- Tausiah Pesan Ramadan oleh para ulama dan pakar Islam menjelang tarawih.
- Salat tarawih 20 rakaat dan witir 3 rakaat.
- Tahsin dan tadarus Alquran dengan target satu juz per hari.
- Peringatan Nuzulul Quran sebagai salah satu momentum puncak Ramadan.
- Itikaf dan qiyamullail pada 10 malam terakhir, dimulai pukul 00.30 hingga 03.00 WIB.
Khusus kegiatan qiyamullail, rangkaian acara terdiri atas pembacaan Alquran, tausiah Imam Besar, salat tasbih, tahajud, witir, hingga doa dan muhasabah bersama.
Program Sosial dan Edukatif Ramadan
Selain kegiatan ubudiyah, Istiqlal menyiapkan program pendukung yang bersifat edukatif dan sosial. Tujuannya memperluas manfaat Ramadan bagi masyarakat.
Kegiatan Sosial
- Buka puasa bersama dengan ribuan paket makanan setiap hari
- Santunan anak yatim
- Bingkisan Lebaran untuk keluarga kurang mampu
Kegiatan Edukatif
- Pesantren Ramadan bekerja sama dengan Madrasah Istiqlal
- Program “Khazanah Islam” yang didukung oleh media nasional
Kampung Ramadan, menghadirkan booth edukasi internasional, dongeng ceria untuk anak-anak, serta kisah-kisah inspiratif menjelang berbuka
Kampung Ramadan yang terletak di Pintu Al-Fattah dan Assalam menjadi ruang rekreasi edukatif yang dapat diakses seluruh keluarga. Program ini dirancang agar anak-anak memiliki pengalaman Ramadan yang menyenangkan dan bermanfaat.
Aturan dan Ketertiban bagi Jemaah
Untuk memastikan kenyamanan dan kekhusyukan ibadah, Istiqlal memberlakukan beberapa ketentuan yang wajib dipatuhi jamaah dan pengunjung:
- Menjaga niat ibadah dan tidak melakukan aktivitas yang mengganggu kekhusyukan
- Mengenakan pakaian sopan dan menutup aurat
- Membawa perlengkapan ibadah pribadi
- Tidak membawa barang berlebihan
- Mewaspadai barang pribadi dan menghindari penggunaan perhiasan berlebihan
- Aktivitas makan dan minum hanya diperbolehkan di area khusus
- Lantai utama masjid dikhususkan untuk kegiatan ibadah saja
Aturan ini diberlakukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh pengunjung, mengingat jumlah jamaah yang meningkat signifikan selama Ramadan.
Jam Operasional dan Akses Masuk
Manajemen Istiqlal mengatur jam operasional masjid selama Ramadan sebagai berikut:
- 20 hari pertama: dibuka pukul 03.00–22.30 WIB
- 10 hari terakhir: masjid dibuka 24 jam
Akses masuk pun dibagi menjadi jalur khusus untuk pejalan kaki dan pengguna kendaraan. Pengaturan ini bertujuan memastikan alur pergerakan jamaah tetap tertib, terutama saat waktu tarawih, buka puasa, dan malam-malam ganjil.
Dengan rangkaian kegiatan yang komprehensif, Istiqlal mempertegas perannya sebagai pusat ibadah dan peradaban Islam yang inklusif di Indonesia. Setiap program dirancang dengan prinsip kebermanfaatan, kenyamanan, dan pemberdayaan masyarakat.
Ramadan 1447 H di Istiqlal bukan hanya menjadi ruang untuk memperbanyak ibadah, tetapi juga ruang untuk memperkuat solidaritas sosial dan edukasi keislaman yang berkelanjutan.
