Banyak yang Sudah Lupa, Inreyen Mobil Baru Masih Perlukah?

Rabu 25 Feb 2026, 16:00 WIB
Simak fungsi break-in, batas pemakaian awal, dan pentingnya servis 1.000 km pertama. (Sumber: Auto2000)

Simak fungsi break-in, batas pemakaian awal, dan pentingnya servis 1.000 km pertama. (Sumber: Auto2000)

Langkah tersebut membantu komponen beradaptasi dengan kondisi jalan dan pola penggunaan.

Sisi Positif Masa Inreyen

Bagi pengemudi, periode inreyen juga menjadi waktu ideal untuk memahami karakter kendaraan dan mempelajari fitur-fitur yang tersedia.

Baca Juga: Geely Tutup IIMS 2026 dengan 1.776 SPK, EX2 Jadi Favorit

Beberapa model Toyota terbaru bahkan sudah dilengkapi teknologi Toyota Safety Sense (TSS) dan Panoramic View Monitor yang meningkatkan aspek keselamatan dan kenyamanan.

Pemilik kendaraan dianjurkan memanfaatkan bulan pertama untuk memantau kondisi mobil, mulai dari tekanan ban, level cairan, hingga indikator pada panel instrumen. Perubahan seperti suara mesin kasar atau performa pengereman menurun perlu segera diperiksa.

Pentingnya Servis 1 Bulan atau 1.000 Km

Di luar perdebatan soal inreyen, pengecekan berkala tetap menjadi langkah penting. Servis satu bulan pertama bertujuan memastikan seluruh komponen  mesin, sasis, hingga bodi berfungsi normal setelah mulai digunakan.

Pemeriksaan ini juga berkaitan dengan syarat garansi kendaraan. Klaim kerusakan bisa terkendala apabila pemilik terbukti tidak melakukan servis awal sesuai ketentuan.

Untuk mobil hybrid, pengecekan mencakup komponen elektrifikasi seperti motor listrik dan baterai beserta perangkat pendukungnya.

“Sejalan dengan visi, kami mendukung pemakaian awal kendaraan Toyota dengan memberikan servis berkala satu bulan pertama secara gratis” tutup Nur Imansyah Tara.

Dengan perawatan dan pola berkendara yang tepat pada masa awal pemakaian, performa kendaraan diharapkan tetap optimal sekaligus meminimalkan risiko masalah di kemudian hari.


Berita Terkait


News Update