Ideal untuk:
- Menonton video
- Mengetik dan presentasi
- Menyimpan banyak file kuliah
Tersedia port USB 2.0 dan 3.0 sehingga proses transfer data lebih fleksibel.
3. ASUS EeeBook E202 – Sunyi dan Hemat Daya Berkat Sistem Fanless
Model ini dirancang untuk pengguna yang membutuhkan laptop senyap, terutama saat belajar atau bekerja di lingkungan seperti perpustakaan. Menggunakan prosesor Intel Celeron N3050, RAM 2GB, dan baterai yang dapat bertahan hingga 8 jam, EeeBook E202 sangat cocok untuk mobilitas harian.
Keyboard chiclet-nya terkenal nyaman untuk mengetik dalam durasi lama, menjadikannya pilihan menarik bagi mahasiswa yang sedang menyusun skripsi atau laporan panjang.
Catatan:
Laptop ini lebih dioptimalkan untuk efisiensi daya, bukan performa aplikasi berat.
4. ASUS VivoBook A455L – Performa Paling Tinggi di Kelas Rp2 Jutaan (Second)
Jika kamu mencari performa paling mumpuni di daftar ini, VivoBook A455L bisa menjadi kandidat utama, terutama jika menemukan unit bekas berkualitas.
Spesifikasi Umum:
- Intel Core i3 generasi 4/5
- RAM 4GB–8GB
- HDD 500GB
- GPU NVIDIA GeForce 920M/930M
Dengan hadirnya GPU diskrit, laptop ini masih sanggup menjalankan editing ringan dan multitasking lebih stabil dibanding model bertenaga Celeron. Upgrade SSD sangat direkomendasikan untuk performa optimal.
5. ASUS X441NA – Pilihan Paling Modern di Harga Terjangkau
Model ini menawarkan pengalaman entry-level yang lebih segar. Ditenagai prosesor dual-core 1.1GHz (boost hingga 2.4GHz), RAM 4GB, serta opsi penyimpanan hingga 1TB, X441NA cocok sebagai perangkat produktivitas mahasiswa.
Kelebihan:
- RAM 4GB bawaan (lebih nyaman multitasking)
- Port lengkap termasuk USB Type-C
- Layar HD 14 inci
- Bisa upgrade ke SSD
Laptop ini merupakan salah satu pilihan paling seimbang di kategori harga Rp2 jutaan.
