Isi Pesan Terakhir Bripda Dirja Pratama Apa?
Di tengah penyelidikan yang masih berjalan, kisah pilu datang dari keluarga korban.
Sebelum kabar duka itu tiba, Bripda Dirja Pratama ternyata sempat berbalas pesan WhatsApp dengan sang ibu seusai sahur.
Dalam percakapan tersebut, Bripda DP menanyakan itik yang rencananya akan dipotong untuk dibuat Nasu Palekko, makanan khas Bugis berbahan dasar daging bebek atau ayam dengan cita rasa pedas dan rempah kuat.
Jika takdir berkata lain, hidangan itu rencananya akan dibawa langsung oleh sang ayah, Aipda Muhammad Jabir, dari Pinrang ke asrama Ditsamapta Polda Sulsel untuk dinikmati bersama rekan-rekannya.
"Dia chat ibunya karena ini hari dia mau saya bawakan itik Nasu Palleko dari Pinrang," kata Aipda Muhammad Jabir.
Sang ibu, Sunarni, pun membalas pesan tersebut dengan penuh semangat. Namun, balasan pada pukul 05.00 Wita itu tak pernah lagi dijawab oleh Bripda Dirja.
Tak lama berselang, justru kabar duka datang menghampiri sang ayah.
"Jadi dia (DP) tanya, Bu apakah jadi kita kerja itu ituk, jadi ibunya bilang iya. Jadi pas saya masih tidur menelpon letting saya berita duka ini," bebernya.
Baca Juga: Berapa Nominal Uang TPG Triwulan IV 2025? Cek Jadwal Pencairan di Info GTK
Selain Nasu Palekko, Muhammad Jabir juga berencana membawa sepeda motor anaknya ke asrama untuk menunjang aktivitas sehari-hari Bripda Dirja. Rencana sederhana itu kini tinggal kenangan.
"Cuman itu saja itik (Bripda DP tanyakan ke ibunya), dia mau makan itik sama seniornya," katanya lagi.
