Dari juara dunia ke mualaf berikut Kisah Mike Tyson temukan hidayah. (Sumber: Instagram/@miketyson)

RAMADHAN

Dari Juara Dunia ke Mualaf, Kisah Mike Tyson Temukan Hidayah di Balik Jeruji Besi

Senin 23 Feb 2026, 12:10 WIB

POSKOTA.CO.ID - Nama Mike Tyson menjadi sosok yang menginspirasi banyak orang, bukan hanya karena kiprahnya di dunia tinju, tetapi juga perjalanan spiritualnya sebagai seorang mualaf.

Legenda kelas berat dunia itu mengaku menemukan hidayah ketika menjalani masa hukuman penjara pada awal 1990-an.

Perjalanan hidup Tyson yang penuh kontroversi berubah drastis setelah ia mengenal Islam.

Dari sosok petinju bengal di masa muda, ia bertransformasi menjadi pribadi yang lebih reflektif dan religius.

Baca Juga: Kapan Anak Sebaiknya Mulai Puasa Seharian Penuh? Ini Penjelasan Lengkap Ustadz Khalid Basalamah

Dapat Hidayah Saat Dipenjara

Sosok Mike Tyson yang dapat hidayah saat dipenjara. (Sumber: Instagram/@miketyson)

Mike Tyson divonis bersalah dalam kasus pemerkosaan pada 1992 dan menjalani hukuman penjara hingga 1995. Di balik jeruji besi itulah titik balik kehidupannya dimulai.

Selama masa tahanan, Tyson banyak membaca buku, termasuk literatur tentang Islam. Ia mengaku tersentuh dengan ajaran agama tersebut yang menurutnya menekankan kedamaian, disiplin, serta pengendalian diri.

Sejumlah laporan media internasional menyebut Tyson memeluk Islam saat masih berada di dalam penjara. Keputusan itu bukan sekadar formalitas, melainkan hasil proses pencarian spiritual yang mendalam.

Dalam berbagai wawancara beberapa tahun terakhir, Tyson menyatakan bahwa Islam membantunya memahami arti kesabaran dan tanggung jawab. Ia juga menilai masa penjara menjadi fase refleksi terbesar dalam hidupnya.

Baca Juga: Hukum Sikat Gigi Saat Puasa Ramadhan, Makruh atau Membatalkan?

Ibadah Umrah ke Makkah

Komitmen Tyson terhadap Islam terlihat dari konsistensinya menjalankan ibadah. Ia diketahui pernah menunaikan umrah ke Kota Suci Makkah bersama musisi dan produser ternama, DJ Khaled.

Dalam unggahan media sosialnya, DJ Khaled mengungkap momen haru saat mereka berada di Tanah Suci.

Ia menyebut Tyson menitikkan air mata kebahagiaan ketika berdoa di Makkah.

Perjalanan umrah tersebut menjadi simbol transformasi hidup sang legenda tinju. Tyson mengaku selama hidupnya memiliki keinginan besar untuk datang ke Makkah dan bersyukur kepada Allah.

Baca Juga: Perbedaan Niat Salat Tarawih Sendiri dan Berjemaah, Ini Bacaan dan Artinya

Arti Nama Islam Malik Abdul Aziz, Mike Tyson

Mengutip EssentiallySports, pertobatan Tyson saat berada di penjara menjadi cara untuk mencari kedamaian dalam kehidupannya yang sudah kacau.

Selain itu, ia juga ingin menebus kesalahan masa lalu dan menjadi pribadi yang lebih baik.

Tyson kemudian mengadopsi sebuah nama Islam, yakni Malik Abdul Aziz yang artinya adalah "Hamba yang Paling Disayangi oleh Yang Maha Kuasa".

Pada memoarnya yang berjudul "Undisputed Truth", Tyson mengatakan, "Saya sangat bersyukur menjadi seorang Muslim. Allah tidak membutuhkan saya, saya yang membutuhkan Allah."

Baca Juga: 5 Jenis Olahraga yang Dapat Dilakukan Saat Puasa Ramadhan, Anti Capek dan Haus

Karier dan Kehidupan Terkini

Sebagai informasi, Mike Tyson lahir pada 30 Juni 1966 dan mencetak sejarah sebagai juara dunia kelas berat termuda pada usia 20 tahun. Ia memegang sabuk juara WBC, WBA, dan IBF pada era 1980-an.

Dalam beberapa tahun terakhir, Tyson tetap aktif di dunia hiburan dan olahraga. Ia bahkan sempat kembali naik ring dalam laga ekshibisi tahun 2020.

Meski tak lagi aktif sebagai petinju profesional, namanya tetap menjadi ikon tinju dunia.

Kisah mualaf Mike Tyson menjadi bukti bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah.

Dari kehidupan penuh kontroversi hingga menemukan ketenangan dalam Islam, perjalanan spiritual Tyson menunjukkan bahwa hidayah bisa datang di waktu dan tempat yang tak terduga.

Tags:
Malik Abdul AzizpemerkosaanMakkahUmrahIslamhidayahLegenda kelas berat duniamualafperjalanan spiritualdunia tinjuMike Tyson

Insan Sujadi

Reporter

Insan Sujadi

Editor