Bripda Pirman Siapa dan Asal Mana? Ini Sosok Tersangka Penganiayaan di Balik Tewasnya Bripda Dirja Pratama

Senin 23 Feb 2026, 16:16 WIB
Sosok Bripda Pirman yang jadi tersangka utama penganiayaan Bripda Dirja Pratama alias DP (19). (Sumber: Threads/@update_info_sulsel)

Sosok Bripda Pirman yang jadi tersangka utama penganiayaan Bripda Dirja Pratama alias DP (19). (Sumber: Threads/@update_info_sulsel)

POSKOTA.CO.ID - Sosok Bripda Pirman tengah menjadi sorotan setelah fotonya tersebar luas di media sosial seiring pengungkapan kasus penganiayaan yang menewaskan Bripda Dirja Pratama alias DP (19).

Dalam perkembangan kasus ini, polisi menetapkan Bripda Pirman sebagai tersangka utama penganiayaan DP.

Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menemukan kecocokan antara keterangan pelaku dan hasil pemeriksaan medis dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan.

“Tapi yang jelas dari keterangan salah seorang tersangka atas P itu dihubungkan dengan hasil pemeriksaan dari Biddokes itu ada persesuaian,” tutur Kapolda Sulawesi Selatan, Djuhandhani Rahardjo Puro, pada Senin, 23 Februari 2026.

Hasil penyelidikan ilmiah dan pemeriksaan forensik mendalam yang dilakukan Polda Sulawesi Selatan mengungkap fakta korban meninggal dunia akibat penganiayaan, bukan karena membentur-benturkan kepala sendiri sebagaimana laporan awal yang beredar.

Kepastian bahwa korban meninggal akibat penganiayaan diperoleh setelah dilakukan serangkaian penyelidikan ilmiah, pemeriksaan medis, serta analisis forensik secara mendalam.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, ditemukan adanya luka-luka pada tubuh korban yang tidak sesuai dengan dugaan bunuh diri.

Fakta inilah yang kemudian menguatkan keyakinan penyidik bahwa telah terjadi tindak kekerasan yang berujung pada kematian korban.

Hasil pemeriksaan tersebut menunjukkan adanya sinkronisasi antara pengakuan tersangka dengan kondisi luka yang ditemukan pada tubuh korban.

“Baik itu dengan cara memukul di bagian kepala dan bagian-bagian tubuh lainnya ini sudah sinkron,” imbuhnya.

Meski Bripda Pirman telah ditetapkan sebagai tersangka, pihak kepolisian belum mengungkap motif di balik aksi penganiayaan tersebut.

Kapolda Sulsel menyebut, pihaknya masih mendalami motif pelaku melalui proses penyelidikan lanjutan.

"Tadi malam kita sudah lakukan konstruksi ulang, kita masih dalami motifnya. Lima orang lagi saat ini masih dalam proses pemeriksaan, kami memerlukan bukti-bukti baik secara materil maupun lainnya," ujar dia.

Saat ini, Polda Sulsel juga masih memeriksa lima anggota Polri lainnya yang diduga memiliki keterkaitan dengan peristiwa tersebut.

Pihaknya juga memastikan, seluruh pihak yang terbukti terlibat akan diproses secara tegas tanpa pandang bulu.

Para terduga pelaku tidak hanya akan menghadapi proses hukum pidana di pengadilan umum, tetapi juga akan menjalani proses kode etik profesi Polri.

Kasus tewasnya Bripda Dirja Pratama pun kini menjadi perhatian publik luas, seiring komitmen aparat untuk mengungkap kebenaran secara menyeluruh dan menuntaskan perkara hingga ke akar-akarnya.

Identitas dan latar belakang anggota kepolisian berpangkat Brigadir Dua tersebut juga banyak dicari masyarakat, menyusul penetapannya sebagai tersangka utama dalam perkara yang menyita perhatian nasional.

Lantas, siapakah Bripda Pirman sebenarnya dan asal mana? Berikut informasi mengenai profil tersangka penganiayaan tewasnya Bripda Dirja Pratama.

Baca Juga: Viral Bonus Rp171 Miliar Ditumpuk di Atas Meja, Karyawan Perusahaan China Bebas Ambil Sesuka Hati

Bripda Pirman Siapa dan Umur Berapa?

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Bripda Pirman merupakan anggota Polri yang relatif baru mengawali kariernya.

Ia diketahui baru menyelesaikan pendidikan kepolisian pada Mei 2024. Artinya, saat ini masa dinas Bripda Pirman belum genap dua tahun.

Bripda Pirman sendiri diketahui berasal dari Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.

Informasi mengenai daerah asal ini banyak beredar bersamaan dengan viralnya foto dan identitas diri yang bersangkutan di berbagai platform media sosial.

Sejumlah warganet menyoroti latar belakang Bripda Pirman sebagai putra daerah yang baru menapaki dunia kepolisian, namun sudah tersandung kasus hukum serius.

Meski berasal dari Kabupaten Wajo, Bripda Pirman menjalankan tugas kepolisian di wilayah lain.

Baca Juga: Viral ART di Ujungberung Bandung Terekam CCTV Tampar Anak Majikan hingga Mimisan

Penempatan tugas tersebut merupakan hal lazim dalam sistem organisasi Polri, di mana personel dapat ditempatkan di berbagai satuan sesuai kebutuhan institusi.

Saat ini, Bripda Pirman tercatat bertugas di Direktorat Samapta Polda Sulsel. Direktorat Samapta memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk kegiatan patroli dan pengendalian massa.

Namun, alih-alih menjalankan tugas pengamanan, sosok Bripda Pirman justru dikaitkan dengan kasus penganiayaan yang berujung fatal.

Fakta tersebut menimbulkan keprihatinan mendalam, baik di internal kepolisian maupun di tengah masyarakat.


Berita Terkait


News Update