Tradisi ini disebut sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi dan loyalitas pekerja sepanjang tahun. Strategi tersebut dinilai efektif dalam memperkuat hubungan perusahaan dengan karyawan sekaligus menjaga stabilitas internal di tengah kompetisi industri pertambangan yang ketat.
Fenomena ini semakin menarik perhatian karena terjadi pada saat banyak perusahaan di dunia sedang melakukan efisiensi akibat kondisi ekonomi global yang tidak stabil. Alih-alih memangkas anggaran, Henan Mining Group justru meningkatkan insentif kepada para pekerja.
Praktik tersebut memperkuat pesan bahwa sumber daya manusia adalah aset paling berharga bagi perusahaan. Dengan memberikan apresiasi nyata, Henan Mining Group ingin menunjukkan bahwa pertumbuhan perusahaan tidak mungkin tercapai tanpa dedikasi para pekerjanya.
Bagi sebagian besar pekerja dari negara mana pun, pengalaman menyaksikan tumpukan uang tunai senilai ratusan miliar rupiah di atas meja dan memilahnya dalam sebuah kompetisi tentu terdengar seperti mimpi.
Meski menuai pro dan kontra, langkah Henan Mining Group kembali menegaskan posisinya sebagai perusahaan yang berani melakukan pendekatan berbeda dalam memberikan apresiasi kepada stafnya.
