Pedagang Pasar Cipulir Gigit Jari Tak Bisa Jualan

Sabtu 21 Feb 2026, 06:56 WIB
Aktifitas pedagang saat banjir merendam Pasar Cipulir, Jakarta Selatan, Jumat, 20 Februari 2026. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Aktifitas pedagang saat banjir merendam Pasar Cipulir, Jakarta Selatan, Jumat, 20 Februari 2026. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

“Semoga ke depan enggak banjir lagi. Kalau pasar ramai, ekonomi juga jalan,” kata Malik.

Karung Pasir Jadi Solusi Darurat

Sementara itu, pengelola Pasar Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, menggunakan karung berisi pasir dan tanah urukan sebagai penghalang sementara untuk mencegah air masuk ke area pasar saat terjadi genangan di jalan sekitar.

Pengelola Pasar Cipulir, Awan, mengatakan langkah tersebut merupakan upaya darurat guna meminimalkan dampak banjir yang kerap terjadi di kawasan tersebut.

Baca Juga: Rusak Terdorong Akar Pohon, Turap di Pasar Cipulir Jaksel Diperbaiki

“Upaya ini memang tidak sepenuhnya bisa menahan air, tetapi cukup membantu agar kondisi tidak semakin parah,” ujar Awan.

Ia menambahkan, penggunaan karung pasir merupakan bentuk penanganan sementara yang dilakukan pihak pengelola sambil menunggu solusi permanen.

Selain memasang penghalang, pengelola juga mengandalkan pompa air untuk mempercepat proses penyusutan genangan ketika banjir terjadi.

“Penyedotan air dilakukan agar genangan lebih cepat surut,” katanya.

Di sisi lain, proyek pembangunan turap di depan kawasan Pasar Cipulir saat ini masih berlangsung. Pembangunan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari penanganan jangka panjang terhadap persoalan banjir.


Berita Terkait


News Update