JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Salah satu putra daerah Nias, Iptu Hadirat Syukur Lombu, yang menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Pancoran Mas, Polres Metro Depok, berhasil menjadi peserta terbaik dalam kegiatan In-Country Training yang digelar oleh JICA atau Kepolisian Jepang.
Hadirat mengikuti pelatihan tersebut sebagai perwakilan Polres Metro Depok atas penunjukan dari Polda Metro Jaya.
Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 15 hingga 18 September 2025, dengan materi yang difokuskan pada tindakan pencegahan kejahatan.
“Pemateri langsung dipimpin Polisi Jepang JICA. Kami mendapatkan pembekalan strategi kepolisian Jepang yang sejak 2002 dikenal memiliki tingkat kriminalitas cukup tinggi, namun kini menjadi salah satu
negara paling aman di dunia,”ujar Hadirat saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu.
Baca Juga: Polisi Ungkap Kronologi Kereta Bandara Soetta Tabrak Truk di Poris Tangerang
Dari total 40 peserta se-Polda Metro Jaya, Hadirat dinyatakan sebagai peserta terbaik setelah mengikuti ujian evaluasi kemampuan.
Ilmu yang diperolehnya kemudian diimplementasikan di wilayah Pancoran Mas. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Menurutnya, pola yang diterapkan mengedepankan partisipasi aktif warga serta sinergi dengan stakeholder pemerintahan. Konsep tersebut terinspirasi dari sistem kepolisian Jepang seperti Chuzaiso, yakni polisi yang tinggal di tengah masyarakat dan dekat dengan warga.
Di Pancoran Mas, Hadirat memberdayakan seluruh potensi masyarakat (Potmas) untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Ia juga menanamkan prinsip “HADIRAT” kepada anggotanya, singkatan dari Harus Dijaga Rukun Antar Tetangga.
Baca Juga: Kecelakaan Kereta Bandara Soetta vs Truk, Polisi Lakukan Pengalihan Lalin
Selain penegakan hukum, pihaknya mengedepankan langkah preventif melalui sambang dan imbauan kamtibmas. Polsek Pancoran Mas juga membuka layanan Call Center 110 selama 24 jam untuk menerima laporan masyarakat.
Hadirat merupakan peringkat satu seleksi SIP angkatan 48 Polda Metro Jaya. Ia juga tercatat sebagai mahasiswa program doktor di Universitas Jayabaya.
