Jadi penerima manfaat wajib membawa kembali tas yang diterima sebelumnya sebagai syarat mendapatkan paket makanan.
"Menu-menu yang nanti dipilih secara khusus agar tidak cepat basi seperti rekomendasi lauk bisa telur asin, abon, atau dendeng kering guna menjaga keamanan pangan dan kecukupan gizi di bulan suci Ramadan," kata Rakha.
Selain itu Rakha menyebut, dalam penyediaan kurma juga disarankan sebagai menu tambahan (opsional) dengan tetap memperhatikan standar gizi sesuai kelompok usia penerima manfaat.
Baca Juga: Komunitas Sungai di Bogor Minta Kementerian PU Bangun Kolam Retensi untuk Kendalikan Banjir
“Seluruh menu ini harus berupa makanan siap makan yang diproduksi atau diolah langsung oleh SPPG, bukan produk pabrikan ultra-processed food (UPF),” ujarnya. (ang)
