DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Selama Ramadhan, Pemerintah Kota Depok memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) disesuaikan untuk dibungkus di bawa pulang.
Koordinator SPPG Kota Depok, Rakha Pratama mengatakan, hal ini berdasarkan Surat Edaran (SE) Nomor 3 Tahun 2026.
Dalam surat edaran tersebut, paket MBG yang disalurkan adalah makanan siap santap untuk yang tidak menjalankan puasa, dan makan kemasan sehat dibawa pulang untuk berbuka, yang diproduksi atau diolah dengan tetap menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) keamanan pangan dan kaidah pemenuhan gizi.
Aturan penyaluran MBG tersebut dipastikan berlaku selama Ramadhan 2026, dilaksanakan serentak mulai 23 Februari 2026.
Baca Juga: Warga Pesanggrahan Jaksel Ceritakan Detik-Detik Banjir Masuk Rumah saat Sahur
“Bagi peserta didik di sekolah umum, jadwal distribusi tetap mengikuti hari efektif sekolah berupa makanan kemasaan untuk di bawa pulang,” kata Rakha kepada wartawan saat dikonfirmasi, Jumat, 20 Februari 2026.
“namun khusus untuk pesantren atau sekolah berasrama (boarding school), pengolahan makanan dilakukan sesuai dengan korrdinasi oleh SPPG terkait, agar bisa disajikan tepat pada waktu berbuka puasa,” ucapnya.
Lebih lanjut, Rakha menjelaskan, apabila sedang dalam periode libur sekolah, maka SPPG bisa menerapkan mekanisme pengantaran paket ke sekolah, pengambilan sendiri oleh orang tua di SPPG, atau pengiriman sesuai titik yang disepakati dengan lingkungan.
"Untuk soal penyajiannya, MBG tidak lagi disajikan seperti biasa, melainkan dalam bentuk paket makanan kemasan sehat, yang diolah dan dikemas langsung oleh SPPG menggunakan tote bag," tuturnya.
Baca Juga: Pasar Cipulir Jaksel Banjir, Pedagang Gigit Jari Tak Bisa Jualan
Nantinya dalam penggunaan tote bag ini, SPPG akan menyediakan dua warna berbeda sebagai sistem pertukaran harian.
