Cabai Rawit Tembus Rp90 Ribu per Kg, KPKP Jakarta Monitoring Ketat

Kamis 19 Feb 2026, 13:05 WIB
Harga cabai rawit merah dibanderol Rp90 ribu per kg lebih dari HAP. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Harga cabai rawit merah dibanderol Rp90 ribu per kg lebih dari HAP. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta merespons lonjakan harga cabai rawit merah melampaui Harga Acuan Penjualan (HAP).

Kepala Dinas KPKP Jakarta, Hasudungan menyampaikan, pihaknya melakukan sejumlah upaya untuk menjamin Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) komoditas cabai rawit merah yang sedang mengalami kenaikan.

"Pada rapat koordinasi dilakukan hari Minggu tanggal 15 Februari 2026 dihadiri pihak terkait termasuk Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Provinsi DKI," kata Hasudungan kepada awak media, Kamis, 19 Februari 2026.

Hasudungan menjelaskan, harga cabai rawit merah di tingkat petani wilayah Sulawesi Selatan berada di kisaran Rp45.000 per kg.

Baca Juga: Pedagang Pasar Tradisional Jakarta Berharap Harga Cabai hingga Bawang Stabil Selama Ramadhan

Sementara itu, harga berkisar antara Rp60.000 hingga Rp80.000 per kg di Pulau Jawa, sehingga terjadi disparitas yang cukup signifikan antarwilayah produksi.

"Harga rata-rata cabai rawit merah pada tingkat konsumen di Pasar Induk Kramat Jati berkisar Rp75.000 sampai Rp90.000 per kg untuk kualitas terbaik," ucapnya.

Ia mengungkapkan, tingginya harga bahan pangan tersebut dipicu beberapa faktor, satu di antaranya curah hujan deras memengaruhi produktivitas dan kualitas hasil panen.

"Tradisi meliburkan diri di kalangan petani saat menyambut bulan Ramadan dan meningkatnya permintaan CRM pada Hari Besar Keagamaan," tuturnya.

Baca Juga: Harga Bahan Pokok Naik Jelang Ramadhan, Cabai Rawit Merah dan Daging Sapi Paling Tinggi

Meski begitu, ia memastikan, dalam dua minggu ke depan harga cabai rawit merah di Pasar Induk Kramat Jati akan mulai mengalami penurunan secara bertahap.


Berita Terkait


News Update