Ilustrasi Beras (Sumber: Pinterest/@Yade)

JAKARTA RAYA

Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng di Jakarta Aman 

Kamis 19 Feb 2026, 16:44 WIB

KOJA, POSKOTA.CO.ID - Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Jakarta dan Banten memastikan ketersediaan stok pangan, terutama beras dan minyak goreng saat ini dalam kondisi aman dan melimpah.

Cadangan yang tersedia dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung upaya menjaga kestabilan harga di pasar. 

“Stok hari ini masih mencukupi, kemudian harga komoditi relatif stabil baik itu menjelang Ramadan dan hari puasa pertama ini relatif stabil,” ujar Pemimpin Wilayah Perum Bulog DKI Jakarta dan Banten, Taufan Akib, saat mengikuti sidak di Pasar Koja Baru, Jakarta Utara, Kamis, 19 Februari 2026. 

Taufan menegaskan, untuk komoditas beras, harga dipastikan tetap terkendali. Selain stok yang tersedia dalam jumlah besar, sejumlah daerah sentra produksi saat ini mulai memasuki masa panen sehingga pasokan diperkirakan terus bertambah.

Baca Juga: Tinjau Pasar Induk Rau, Satgas Pangan Polda Banten Pastikan Harga Sembako Stabil

Saat ini, pihaknya memiliki sekitar 223 ribu ton beras medium yang dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga satu tahun ke depan. 

“Khusus untuk beras, alhamdulillah cukup stabil. Sehingga dengan kondisi ini, tidak ada alasan untuk menaikkan harga beras," ucap Taufan. 

Selain itu, kata Taufan, harga Minyakita atau minyak goreng rakyat di Pasar Koja Baru dijual sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter.

Ia juga mendorong distribusi penjualan tidak terpusat pada satu pedagang, sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan.

Saat ini ada sekitar 970 ribu liter minyak goreng yang siap digunakan untuk intervensi pasar bila diperlukan. 

"Berharap sinergi rutin antara Bulog, Satgas Pangan, dan dinas terkait dapat terus menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok selama Ramadhan hingga Idulfitri," harap Taufan.

Tags:
RamadhanIdulfitriminyak gorengberasJakartaPerum Bulog

Ali Mansur

Reporter

Muhammad Dzikrillah Tauzirie

Editor