3 Cara HSB Perkuat Trading agar Nasabah Terlindungi, Mulai Regulasi hingga ISO 27001

Kamis 19 Feb 2026, 17:47 WIB
Berikut cara memperkuat sistem trading dengan HSB Investasi. (Sumber: Dok. Istimewa)

Berikut cara memperkuat sistem trading dengan HSB Investasi. (Sumber: Dok. Istimewa)

POSKOTA.CO.ID - Keamanan menjadi perhatian utama dalam trading forex. Bukan hanya peluang pasar, tetapi juga cara dana dan data pribadi terlindungi dengan baik.

PT Handal Semesta Berjangka (HSB Investasi) memperkuat fondasi sistem trading dengan tiga aspek utama. Berikut ketiga aspek tersebut.

  1. Diawasi Regulator Resmi

Aspek mendasar dan penting dalam memilih aplikasi trading, adalah kepastian hukum. HSB berada di bawah pengawasan BAPPEBTI dan beroperasi sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk koordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI).

Pengawasan regulator menjadi pondasi penting, karena memastikan operasional perusahaan berjalan sesuai aturan, termasuk dalam proses transaksi dan tata kelola perusahaan. Bagi nasabah, aspek ini memberikan rasa tenang karena aktivitas trading dilakukan dalam koridor yang jelas dan terawasi.

Baca Juga: Tetap Cuan pada 2026, Ini 5 Cara Trading Futures Crypto

  1. Segregated Account untuk Perlindungan Dana

Selain regulasi, perlindungan dana menjadi faktor yang tak kalah penting. HSB menerapkan sistem rekening terpisah atau segregated account.

Dengan sistem ini, dana milik nasabah disimpan secara terpisah dari dana operasional perusahaan. Artinya, dana tersebut tidak digunakan untuk kebutuhan internal perusahaan dan tetap berada dalam jalur pengelolaan yang terpisah sesuai aturan.

Pemisahan dana membantu meminimalkan risiko penyalahgunaan serta meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan. Sistem tersebut menjadi salah sebuah bentuk perlindungan yang dirancang untuk menjaga keamanan dana.

  1. Perkuat Keamanan Sistem lewat ISO 27001

Tak hanya dari sisi regulasi dan perlindungan dana, penguatan juga dilakukan pada aspek keamanan informasi. HSB telah menerapkan standar internasional ISO/IEC 27001:2022 untuk Sistem Manajemen Keamanan Informasi.

Ilustrasi trading forex. (Sumber: Freepik/@freepik)

Sertifikasi ini memastikan pengelolaan data pribadi, informasi transaksi, hingga sistem digital perusahaan dilakukan melalui prosedur yang terstruktur dan terukur. Fokusnya mencakup perlindungan kerahasiaan data, integritas sistem, serta ketersediaan layanan.

Bagi masyarakat, memahami tiga aspek ini dapat menjadi pertimbangan penting sebelum memilih platform trading.


Berita Terkait


News Update