POSKOTA.CO.ID - Apple kembali menjadi sorotan menjelang peluncuran lini iPhone entry-level terbarunya, yakni iPhone 17e.
iPhone 17e disebut-sebut akan membawa perubahan signifikan dibandingkan pendahulunya, iPhone 16e.
Jika iPhone 16e masih mempertahankan beberapa elemen desain lama, iPhone 17e justru digadang-gadang sebagai perangkat yang menghapus batas visual antara iPhone murah dan iPhone premium.
Sejumlah bocoran spesifikasi iPhone 17e yang direncanakan rilis pada Kamis, 19 Februari 2026 sendiri sudah banyak beredar.
Lantas, apakah iPhone 17e benar-benar menawarkan pembaruan yang layak ditunggu, ataukah iPhone 16e masih relevan sebagai pilihan rasional dengan harga lebih terjangkau?
Perbandingan keduanya menjadi krusial, bukan hanya dari sisi spesifikasi di atas kertas, tetapi juga dalam konteks pengalaman penggunaan sehari-hari. Berikut ulasa selengkapnya.
Perbedaan iPhone 17e vs iPhone 16e
Dilansir dari kanal YouTube phone unboxed, pada Rabu, 18 Februari 2026, berikut adalah perbedaan iPhone 17e vs iPhone 16e yang bisa disimak dengan seksama.
1. Desain
Perubahan paling kentara terletak pada aspek desain. iPhone 16e masih mempertahankan notch klasik di bagian layar, sebuah ciri yang telah lama ditinggalkan Apple di lini iPhone kelas atas.
Pada iPhone 17e, Apple dikabarkan beralih ke Dynamic Island, fitur yang selama ini identik dengan iPhone flagship.
Kehadiran Dynamic Island membuat tampilan iPhone 17e terlihat jauh lebih modern dan futuristis.
Inilah salah satu fitur yang tidak dimiliki iPhone 16e dan menjadi alasan utama mengapa iPhone 17e disebut sebagai lompatan desain besar di segmen entry-level.
Meski demikian, kedua model sama-sama mengusung layar OLED berukuran 6,1 inci dengan refresh rate 60 Hz.
Apple masih belum membawa teknologi ProMotion 120 Hz ke lini iPhone murah, sebuah keputusan yang diyakini untuk menjaga diferensiasi dengan model Pro.
2. Performa
Di sektor performa, perbedaan antara iPhone 17e dan iPhone 16e memang tidak sedrastis desain.
iPhone 16e ditenagai chip A18 versi binned, sementara iPhone 17e disebut akan menggunakan chip A19 generasi terbaru, juga dalam versi yang disesuaikan untuk kelas entry-level.
Secara spesifikasi, iPhone 17e masih mengusung CPU enam inti, namun GPU kemungkinan dibuat lebih sederhana dibandingkan varian flagship.
Meski begitu, peningkatan utama bukan sekadar pada kecepatan, melainkan efisiensi daya dan manajemen panas.
Arsitektur A19 dirancang untuk bekerja lebih hemat energi, sehingga iPhone 17e diprediksi memiliki daya tahan baterai yang lebih baik dibandingkan iPhone 16e, terutama dalam penggunaan jangka panjang.
Baca Juga: Link Video Chindo Adidas Viral di TikTok, Apa Isinya? Ini Penjelasan Lengkap dan Fakta Terbarunya
3. RAM dan Apple Intelligence
Baik iPhone 17e maupun iPhone 16e sama-sama dibekali RAM 8 GB. Kapasitas ini dinilai sebagai standar minimum untuk mendukung fitur Apple Intelligence, sistem kecerdasan buatan yang menjadi fokus utama Apple di ekosistem iOS terbaru.
Dengan konfigurasi tersebut, kedua perangkat dipastikan kompatibel dengan fitur AI generatif Apple, mulai dari pengolahan teks, pengenalan konteks, hingga integrasi asisten pintar.
Artinya, dari sisi kesiapan AI, iPhone 16e sebenarnya belum tertinggal jauh.
4. Konektivitas
Salah satu peningkatan signifikan yang tidak dimiliki iPhone 16e terletak pada sektor konektivitas.
iPhone 17e dikabarkan akan menjadi iPhone entry-level pertama yang menggunakan chip nirkabel buatan Apple sendiri, yang mendukung Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6.0.
Sebaliknya, iPhone 16e masih mengandalkan komponen dari pihak ketiga untuk konektivitas jaringan.
Integrasi chip internal ini diyakini membuat iPhone 17e lebih stabil di area dengan sinyal lemah serta lebih hemat daya karena optimalisasi penuh dengan sistem operasi.
5. Kamera
Di sektor kamera belakang, Apple tetap mempertahankan pendekatan minimalis.
Kedua model sama-sama dibekali kamera utama 48 MP tanpa lensa tambahan ultra-wide atau telephoto.
Namun perbedaan muncul di kamera depan. iPhone 17e disebut akan membawa kamera selfie 18 MP, meningkat dari kamera 12 MP yang digunakan iPhone 16e.
Peningkatan ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang aktif melakukan panggilan video, FaceTime, maupun membuat konten media sosial.
6. Harga dan Segmentasi Pasar
Dari sisi harga, Apple diperkirakan tetap mempertahankan banderol iPhone 17e di kisaran USD 599, sama seperti harga awal iPhone 16e.
Namun kehadiran model baru ini diyakini akan membuat harga iPhone 16e turun signifikan di pasaran.
Dengan demikian, iPhone 17e diposisikan sebagai pilihan bagi pengguna yang menginginkan desain paling mutakhir dan efisiensi terbaru.
Sementara, iPhone 16e berpotensi menjadi opsi “value for money” bagi konsumen yang mengutamakan performa tinggi dengan harga lebih terjangkau.
7. Modernisasi Lini iPhone Murah
Kehadiran iPhone 17e menandai arah baru Apple dalam menggarap segmen entry-level.
Jika sebelumnya iPhone murah identik dengan desain lama dan fitur terbatas, kini Apple mulai menyematkan identitas visual flagship ke perangkat yang lebih terjangkau.
Dengan perbedaan desain, konektivitas, dan efisiensi chip, iPhone 17e jelas menawarkan sesuatu yang tidak dimiliki iPhone 16e.
Namun, keputusan untuk upgrade atau bertahan tetap bergantung pada kebutuhan pengguna. Bagi sebagian orang, iPhone 16e masih sangat relevan.
Namun bagi konsumen yang menginginkan iPhone murah dengan rasa flagship, iPhone 17e tampaknya menjadi jawabannya.
