Dalam rangkaian tersebut, Pemprov Jakarta menghadirkan rangkaian Festival Imlek Jakarta 2026 pada 12-17 Februari 2026.
"Kegiatan ini menjadi ruang inklusif yang menegaskan bahwa identitas dan budaya warga Tionghoa turut menjadi bagian dari Jakarta. Jadi enggak mungkin ada kue ape kalau bukan terigunya dari masyarakat Tionghoa," tuturnya.
Sementara itu, perayaan Imlek berdekatan dengan Ramadhan, sehingga menjadi akulturasi budaya.
"Ini menjadi akulturasi budaya yang memang kita kemas bersama-sama, karena inilah bagian yang memang kita harus rayakan," pungkasnya. (cr-4)
