JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Anggota DPRD Jakarta, Kevin Wu menyatakan, perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili sebagai momentum penting untuk melakukan lompatan besar.
Menurut Kevin, filosofi Tahun Kuda Api melambangkan keberanian, energi besar, dan kemampuan untuk bergerak cepat menghadapi tantangan zaman.
"Kuda Api melambangkan keberanian, kecepatan, dan semangat untuk maju. Jakarta membutuhkan semangat ini agar mampu bergerak lebih cepat dalam menjawab tantangan, memperkuat ekonomi, dan menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh warga," kata Kevin kepada wartawan, Selasa, 17 Februari 2026.
Hal ini dinilai sangat relevan dengan kondisi Jakarta sebagai kota global yang membutuhkan terobosan, kerja keras, dan kepemimpinan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Baca Juga: Libur Imlek Dua Hari Dongkrak Ekonomi, KADIN: Perputaran Uang Tembus Rp9 Triliun
"Jakarta dibangun oleh keberagaman. Imlek mengingatkan kita bahwa kekuatan terbesar kota ini adalah persatuan, toleransi, dan gotong royong. Dengan semangat Kuda Api, kita harus berani melangkah maju bersama, tanpa meninggalkan siapa pun," ujarnya.
Legislator PSI ini juga berharap, energi positif dapat dirasakan masyarakat, khususnya pelaku UMKM, pekerja, dan pelaku usaha yang menjadi tulang punggung ekonomi Jakarta.
"Saya berharap tahun Kuda Api membawa keberanian baru bagi masyarakat untuk bangkit, berkembang, dan meraih peluang yang lebih besar. Negara dan pemerintah daerah harus hadir memastikan setiap warga memiliki kesempatan yang adil untuk maju," ucapnya.
Salah seorang jemaah di Vihara Toa Se Bio, Sandi mengharapakan, rejeki melimpah dan tentunya kesehatan pada perayaan Imlek 2026.
Baca Juga: 176 Personil Polres Depok Dikerahkan Saat Perayaan Imlek, Ibadah di Sejumlah Vihara Aman
"Imlek tahun ini biar rejekinya makin lebih, damai hidupnya, sejahtera," tuturnya.
Selain itu, ia menyampaikan harapannya kepada kondisi bangsa khususnya terhadap perekonomian masyarakat.
"Semoga tidak ada pergejolakan, ekonominya makin lancar. Pemerintahan juga jadi bagus," pungkasnya.
Sementara, jemaah lain, Joni menginginkan kesehatan dan kemakmuran.
"Perbedaannya dengan tahun lalu, kalau tahun ini lebih makmur," ujar dia.