Cinta Ruhama mengatakan perusahaan tempat pria tersebut bekerja bergerak di bidang Hiburan dan Fnb. Beberapa di antaranya, seperti MINQ Jakarta,Wormwood Jakarta, dan lainnya.
Lebih lanjut, perempuan yang akrab disapa Tara itu menjelaskan bahwa Rendy Brahmantyo adalah terduga pelaku RNDY yang melakukan pemerkosaan terhadapnya.
"Aku sudah melaporkan Rendy Brahmantyo atau Embo ke polisi atas tindakan pemerkosaan terhadap diri aku sendiri. Saat ini didampingi oleh kuasa hukum," ujar Tara.
Baca Juga: Link Video Nay TikTok 5 Menit Viral: Asli atau Hoax? Ini Penjelasannya
Tara juga mengungkapkan bahwa sejak kejadian memilukan itu, terduga pelaku melakukan berbagai macam cara untuk meneror dan mengancam dirinya serta suaminya.
"Sejak kejadian pemerkosaan, diduga Rendy Brahmantyo menggunakan relasi kuasanya untuk merekrut teman-teman suamiku untuk menciptakan tekanan sosial dan mengurangi ruang gerak suamiku berkarier," ungkap Cinta Ruhama.
"Beliau juga diduga menyebarkan narasi untuk memelintir kebenaran dan menghilangkan kebenaran yang terjadi," sambungnya.
Kronologi Dugaan Pemerkosaan Terhadap Cinta Ruhama
Dalam rilis yang diterbitkan PBHI, Cinta Ruhama membagikan kronologi kejadian pemerkosaan yang menimpa dirinya.
Cinta mengaku, saat ia baru datang ke lokasi acara yang berada di kelab malam, tiba-tiba RNDY menarik dirinya dan membawanya ke area belakang kelab yang hanya dapat diakses oleh pemilik dan manajemen Leon klab.
Di sana lah, aksi rudapaksa itu terjadi. Cinta Ruhama diperkosa oleh RNDY dan ditinggalkan begitu saja.
Setelahnya, rekan RNDY yang berinisial BYN menemui Cinta dan mengantarnya pulang. BYN lalu memberinya pil kontrasepsi.
"Diduga kuat BYN mengetahui CR telah diperkosa oleh RNDY dan memaksakan pil kontrasepsi yang juga termasuk kekerasan seksual terhadap CR," lanjutnya.
