Kendati demikian, dia mengingatkan agar pendekatan yang dilakukan pemerintah tetap mengedepankan sisi kemanusiaan.
"Tapi memang kita juga harus lebih peka dan tidak hanya sekadar menertibkan ya, karena gimana pun juga mereka adalah manusia, kita harus treat mereka dengan baik," kata Farah.
Baca Juga: 15 PSK di Tangerang Terjaring Operasi jelang Ramadhan
Sebelumnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta terus mengintensifkan penjangkauan terhadap Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di seluruh wilayah ibu kota.
Adapun kegiatan itu, dilaksanakan bersama tim gabungan antara lain Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, Unsur kecamatan dan kelurahan beserta TNI dan POLRI di 5 wilayah kota.
Lebih lanjut, Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi menyampaikan, dari awal Januari hingga 9 Februari kemarin pihaknya bersamamu stekholder terkait berhasil menangkap 178 orang.
"Untuk penjangkauan PMKS dilaksanakan setiap hari, dengan hasil sampai dengan tanggal 9 Februari 2026 berjumlah 178 orang," ujar Satriadi kepada awak media, Selasa, 10 Februari 2026.
Baca Juga: Pramono Usulkan Lebaran Betawi 2026 Digelar di Lapangan Banteng dan Haul Tokoh Betawi di Monas
Satriadi menyebut, ratusan gelandangan yang ditangkap itu dibawa ke Panti Sosial untuk dilakukan pembinaan.
"Selanjutnya hasil penjangkauan tersebut diserahkan ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1 Kedoya dan Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2 Cipayung untuk dilakukan pembinaan," ucap Satriadi.
Selanjutnya, dia memastikan penjangkauan PMKS ini akan gencar dilakukan selama bulan ramadhan. Hal itu guna menciptakan suasana kondusif bagi masyarakat agar dapat fokus dalam menjalankan ibadah puasa.
"Untuk menyambut bulan suci ramadhan 1447 H Satpol PP akan meningkatkan penjangkauan PPKS guna menciptakan suasana nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa," ujarnya. (cr-4)
