Setelah menamatkan pendidikan, ia memulai karier profesional di Goldman Sachs & Co. sebagai analis.
Pengalaman berikutnya dibawanya ke Pacific Century Ventures di Tokyo, di mana Patrick menjabat sebagai Senior Vice President hingga 2003.
Menggabungkan pengalaman globalnya, pada Maret 2003 Patrick mendirikan Northstar Group.
Sebagai co-founder dan co-managing partner, Patrick berhasil membawa Northstar menjadi salah satu firma investasi terbesar di Asia Tenggara dengan portofolio meliputi sektor keuangan, ritel, telekomunikasi, dan teknologi.
Salah satu momen penting Patrick adalah ketika Northstar menjadi investor awal di Gojek, yang kemudian bertransformasi menjadi GoTo.
Selain itu, Patrick juga berperan dalam berbagai aksi korporasi penting di sektor perbankan digital Indonesia, termasuk di PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) dan PT Bank Jago Tbk (ARTO).
Puncak karier Patrick terjadi pada Juni 2023 ketika ia resmi diangkat sebagai CEO GoTo, menggantikan Andre Soelistyo.
Di bawah kepemimpinannya, GoTo meluncurkan inovasi baru, termasuk aplikasi GoPay versi mandiri, yang memperluas akses layanan keuangan digital bagi masyarakat.
Baca Juga: Apa Itu Link Video Teh Pucuk Viral? Intip Kronologi Ramainya di Medsos
Kekayaan Patrick Walujo
Total kekayaan Patrick diperkirakan mencapai US$200 juta atau sekitar Rp3,29 triliun (kurs Rp16.450 per dolar AS), dan ia masuk daftar 150 orang terkaya Indonesia versi Globe Asia 2023.
Selain itu, Patrick juga tercatat melakukan aksi pembelian saham GOTO secara pribadi pada Juni 2024.
Di mana, dia membeli sekitar 98,5 juta lembar saham dengan harga Rp50–Rp51 per lembar, dengan total transaksi mencapai Rp5 miliar.
