Varian Pro Max bahkan dikabarkan berpotensi mengusung teknologi variable aperture pada kamera utama. Fitur ini memungkinkan kontrol kedalaman bidang yang lebih fleksibel, sehingga hasil foto terlihat lebih profesional.
Chip Baru dan Efisiensi Internal
Di sisi dapur pacu, perangkat ini diprediksi menggunakan chipset Bionic A20 Pro berbasis fabrikasi 2nm. Teknologi tersebut diharapkan membawa peningkatan performa sekaligus efisiensi energi.
Apple juga disebut akan memperluas penggunaan modem internal generasi terbaru. Modem C2 diperkirakan menawarkan konsumsi daya lebih hemat dan potensi dukungan konektivitas satelit untuk akses data, bukan hanya pesan darurat.
Kombinasi chip baru dan modem efisien ini disebut dapat meningkatkan daya tahan baterai tanpa perlu memperbesar ukuran fisik baterai secara drastis.
Peningkatan Daya Tahan Baterai
Meski tidak terlalu besar, kapasitas baterai varian Pro Max dirumorkan sedikit meningkat. Optimalisasi perangkat keras dan perangkat lunak menjadi kunci peningkatan daya tahan dalam penggunaan sehari-hari.
Pengguna dapat merasakan waktu pakai lebih lama berkat sinergi antara baterai, chipset, dan modem yang lebih efisien.
Baca Juga: Harga iPhone 18 Pro Max Berapa dan Kapan Rilis di Indonesia? Ini Bocoran Prediksinya
Harga dan Status Bocoran
Rumor industri menyebut harga kemungkinan tidak mengalami kenaikan signifikan dibanding generasi sebelumnya. Namun seluruh informasi ini masih bersifat spekulatif. Apple belum memberikan pernyataan resmi apa pun.
Seluruh detail mengenai perangkat ini masih berada pada tahap rumor dan bisa berubah sewaktu-waktu selama proses pengembangan. Meski begitu, arah inovasi yang dibocorkan menunjukkan fokus pada layar lebih bersih, kamera canggih, serta efisiensi performa.
Jika rumor tersebut terwujud, lini iPhone generasi berikutnya berpotensi menetapkan standar baru di kelas smartphone premium. Hingga pengumuman resmi dilakukan, spekulasi ini menjadi gambaran menarik tentang bagaimana Apple terus mendorong evolusi desain dan teknologi perangkat mobile.
