Apa Itu Tarhib Ramadhan? Ketahui Pengertian, Tujuan, dan Contoh Amalan Menyambut Bulan Suci

Senin 16 Feb 2026, 15:31 WIB
Ilustrasi. Makna tarhib Ramadhan sebagai persiapan spiritual sebelum puasa. Simak tujuan dan amalan penting untuk menyambut bulan suci. (Sumber: Pexels/Ahmed Aqtai)

Ilustrasi. Makna tarhib Ramadhan sebagai persiapan spiritual sebelum puasa. Simak tujuan dan amalan penting untuk menyambut bulan suci. (Sumber: Pexels/Ahmed Aqtai)

POSKOTA.CO.ID - Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 2026, umat Islam di berbagai daerah mulai melakukan beragam persiapan spiritual dan sosial.

Salah satu istilah yang kerap muncul adalah tarhib Ramadhan. Meski sering terdengar setiap tahun, masih banyak yang belum memahami makna sebenarnya dari tradisi ini.

Tarhib Ramadhan bukan sekadar seremoni rutin, tetapi bagian dari upaya menyambut bulan penuh berkah dengan kesiapan lahir dan batin.

Tradisi ini menjadi momentum penting bagi umat Muslim untuk memperkuat niat, memperdalam ilmu, dan memperbaiki diri sebelum memasuki Ramadhan. Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan tarhib Ramadhan, apa tujuannya, dan bagaimana bentuk kegiatannya?

Baca Juga: Jaga Keamanan Selama Ramadhan, 1.900 Personel Gabungan Akan Patroli Tiap Malam

Pengertian Tarhib Ramadhan dalam Islam

Menurut penjelasan dari laman resmi Kementerian Agama Republik Indonesia, kata tarhib berasal dari bahasa Arab yang bermakna penyambutan.

Secara etimologis, istilah ini berakar dari kata yang menggambarkan kelapangan dan kesiapan. Dalam konteks Ramadhan, tarhib berarti menyambut datangnya bulan suci dengan hati yang terbuka, penuh kegembiraan, serta kesiapan menjalankan ibadah secara maksimal.

Makna ini tidak hanya bersifat simbolis. Tarhib Ramadhan mencerminkan dorongan untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak amal kebaikan, serta mempererat hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia. Dengan kata lain, tarhib adalah fase persiapan spiritual yang membantu umat Islam memasuki Ramadhan dengan kondisi terbaik.

Tujuan Tarhib Ramadhan bagi Umat Muslim

Tarhib Ramadhan memiliki tujuan yang lebih luas daripada sekadar perayaan penyambutan. Tradisi ini mengajak umat Islam untuk melakukan refleksi diri dan memperbaiki kualitas kehidupan spiritual.

Beberapa tujuan utama tarhib Ramadhan antara lain:

  • Menumbuhkan kesiapan mental dan spiritual sebelum berpuasa
  • Menguatkan niat untuk meningkatkan kualitas ibadah
  • Mendorong introspeksi dan perbaikan diri
  • Mempererat solidaritas sosial dan kebersamaan
  • Mengingatkan pentingnya ilmu dan pemahaman agama

Melalui proses ini, umat Muslim diharapkan tidak memasuki Ramadhan secara biasa, melainkan dengan kesadaran penuh akan nilai dan keutamaannya.

Keistimewaan Bulan Ramadhan yang Mendorong Tarhib

Semangat tarhib tidak terlepas dari besarnya keutamaan bulan Ramadhan. Bulan ini dipandang sebagai kesempatan emas untuk memperbaiki diri dan meningkatkan amal ibadah.

Keistimewaan Ramadhan yang sering menjadi pengingat dalam tarhib meliputi:

  • Kesempatan luas untuk mendapatkan ampunan dosa
  • Nilai pahala ibadah yang berlipat ganda
  • Penguatan solidaritas sosial melalui sedekah dan kebersamaan
  • Latihan pengendalian diri dan empati terhadap sesama

Kesadaran akan keutamaan inilah yang membuat tarhib Ramadhan menjadi momen refleksi yang sangat bermakna.

Baca Juga: Sambut Ramadhan, Warga Cihaseum Pandeglang Percantik Masjid Agar Ibadah Makin Khusyuk

Contoh Amalan Tarhib Ramadhan yang Dianjurkan

Tarhib Ramadhan dapat diwujudkan melalui berbagai amalan yang membantu mempersiapkan diri secara spiritual maupun fisik. Berikut beberapa amalan yang umum dilakukan:

  1. Mengqadha utang puasa: Umat Islam yang memiliki utang puasa dianjurkan segera menunaikannya. Hal ini pernah dicontohkan oleh Aisyah dalam riwayat yang menjelaskan pentingnya mengganti puasa sebelum Ramadhan berikutnya.
  2. Memperdalam ilmu tentang puasa: Memahami hukum, tata cara, dan hikmah puasa membantu ibadah berjalan lebih optimal.
  3. Memperbanyak doa menjelang Ramadhan: Salah satu doa yang dikenal bersumber dari literatur klasik seperti Lathaif Al-Ma'arif berisi harapan agar dipertemukan dengan Ramadhan dalam keadaan terbaik.
  4. Istighfar dan muhasabah diri: Membersihkan hati dari dosa menjadi langkah penting untuk memasuki bulan penuh ampunan.
  5. Menjaga kesehatan fisik: Menyiapkan tubuh agar kuat beribadah sejalan dengan ajaran yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad tentang pentingnya kekuatan seorang mukmin.

Baca Juga: 10 Sahabat Nabi yang Dijamin Masuk Surga, Apa Rahasia Keutamaan Mereka?

Tarhib Ramadhan sebagai Momentum Persiapan Spiritual

Tarhib Ramadhan bukan hanya tradisi tahunan, tetapi bentuk kesadaran kolektif umat Islam untuk menyambut bulan suci dengan persiapan terbaik. Melalui pemahaman makna, tujuan, dan amalan yang dianjurkan, tarhib menjadi jembatan menuju Ramadhan yang lebih bermakna.

Dengan hati yang lapang, ilmu yang cukup, dan niat yang kuat, umat Muslim dapat memasuki Ramadhan dengan kesiapan penuh untuk meraih keberkahan dan peningkatan kualitas ibadah.


Berita Terkait


News Update