“Kami harap peziarah sabar antre di jalan dan jangan buang sampah sembarangan. Banyak yang ingin makamnya bersih tapi sampahnya ditinggal,” ujarnya.
Ia menambahkan, momen unik yang sering terjadi adalah peziarah kebingungan mencari makam keluarga karena lama tidak berkunjung. Oleh karena itu, petugas disiagakan untuk membantu menunjukkan lokasi.
“Sering muter-muter cari makam karena lupa bloknya. Makanya petugas kami siap membantu di lapangan,” kata dia.
Sebagai informasi, terdapat 60 ribu petak makam di TPU Tanah Karet Bivak dengan tanah seluas 16 hektare. (cr-4)
