“Untuk lalu lintas di depan ada empat petugas. Kantong parkir juga sudah disiapkan, baik di depan maupun di dalam area,” jelas Mustofa.
Ia menambahkan pengelola juga berkoordinasi dengan kepolisian agar kendaraan peziarah yang parkir di pinggir jalan tidak mengganggu arus lalu lintas.
“Kalau ada yang mengganggu nanti digeser. Jadi tetap tertib dan peziarah nyaman,” ucapnya.
Baca Juga: Tradisi Nyekar Jelang Ramadhan, Pedagang Kembang Musiman di TPU Jaha Tigaraksa Raih Berkah
Sementara itu, untuk kebersihan, setiap zona memiliki sekitar 13 petugas kebersihan. Mereka bertugas menjaga area makam tetap rapi selama musim ziarah berlangsung.
Selain itu, ada delapan personal keamanan dari Dinas Pertamanan dan Hutan Kota yang berjaga di lokasi.
Pengelola juga melakukan penataan area makam sejak jauh hari, termasuk merapikan rumput dan memangkas pohon yang mengganggu akses peziarah.
“Sebulan sebelum puasa sudah kita rapikan semua. Rumput tinggi dipotong, pohon dirapikan supaya peziarah nyaman,” katanya.
Bahkan untuk membantu peziarah lanjut usia, pihak TPU menyediakan mobil golf atau shuttle agar mereka lebih mudah menuju lokasi makam keluarga.
"Ada dua mobil golf yang disediain, biasanya buat lansia biar gampang abis turun dari mobil," kata Mustofa.
Baca Juga: Tradisi Nyekar Jelang Ramadhan, Pedagang Kembang Musiman di TPU Jaha Tigaraksa Raih Berkah
Mustofa juga mengimbau masyarakat agar menjaga ketertiban dan kebersihan selama berziarah.
