POSKOTA.CO.ID - Perencanaan menu buka puasa sejak awal Ramadan menjadi langkah penting agar keluarga tetap sehat, bertenaga, dan kamu tidak lagi kebingungan setiap sore menjelang azan magrib.
Dengan daftar menu yang terstruktur, kebutuhan gizi anggota keluarga dapat terpenuhi secara seimbang, sementara pengeluaran rumah tangga lebih terkontrol. Kebiasaan ini juga terbukti membantu menjaga pola makan yang teratur sepanjang Ramadan.
Mengapa Menu Buka Puasa Perlu Direncanakan?
Perencanaan menu memiliki peran besar dalam menjaga kualitas kesehatan keluarga selama Ramadan. Tubuh yang berpuasa selama belasan jam membutuhkan asupan energi yang stabil.
Baca Juga: Sidang Isbat Ramadhan 1447 H Digelar 17 Februari 2026, Cek Rangkaian Acaranya di Sini
Dengan menyiapkan menu sejak awal, kamu dapat memastikan kebutuhan karbohidrat, protein, serat, vitamin, dan cairan terpenuhi secara seimbang setiap hari.
Selain manfaat kesehatan, efisiensi waktu dan biaya turut menjadi keunggulan utama. Daftar belanja yang terarah membuat pengeluaran lebih hemat, sementara persiapan bahan dapat dilakukan jauh lebih cepat. Kebiasaan ini juga menghindarkan keluarga dari konsumsi makanan berulang yang dapat menyebabkan kebosanan.
Perencanaan menu buka puasa juga berdampak positif terhadap kualitas kebersamaan. Tanpa harus tergesa-gesa memasak menjelang magrib, Kamu memiliki lebih banyak waktu untuk menyiapkan, melakukan doa bersama, hingga memastikan jadwal imsakiyah untuk hari berikutnya dipahami seluruh keluarga.
Ide Menu Buka Puasa 30 Hari yang Sehat dan Praktis
Melansir dari channel Youtbe @ghazfood, berikut rekomendasi menu buka puasa selama 30 hari, mengombinasikan takjil, makanan utama, dan minuman sehat agar kebutuhan energi kembali stabil setelah berpuasa.
Hari 1–10
- Kurma, teh manis hangat, nasi goreng telur, tumis sayur, lalapan sambal.
- Kolak pisang, es jeruk, ayam goreng, sayur asem, tempe goreng.
- Bubur sumsum, infused water lemon, ikan bakar, capcay kuah, nasi putih.
- Es buah, susu kurma, soto ayam, perkedel kentang, kerupuk.
- Candil biji salak, air kelapa muda, ayam bakar, lalapan, sambal tomat.
- Puding coklat, jus buah segar, mie goreng rumahan, telur dadar.
- Es campur, teh hangat, sup ayam, wortel rebus, nasi merah.
- Kurma, sirup cocopandan, rendang daging, tumis buncis.
- Kolak ubi, es kelapa muda, ikan goreng, sambal terasi, lalapan.
- Bubur kacang hijau, air mineral, ayam kecap, capcay.
Hari 11–20
- Es buah, infused water, nasi goreng ayam, acar.
- Puding vanila, jus mangga, sup jagung, tahu goreng.
- Kurma, teh hangat, ayam bakar madu, lalapan segar.
- Kolak pisang, es jeruk, mie kuah ayam, sawi.
- Bubur sumsum, susu kurma, ikan bakar sambal dabu.
- Es campur, air putih, ayam goreng lengkuas, urap sayur.
- Puding coklat, jus semangka, soto ayam bening.
- Kurma, teh manis hangat, nasi goreng kampung.
- Kolak labu, infused water, ikan kuah kuning.
- Bubur kacang hijau, air kelapa muda, ayam bakar kecap.
Hari 21–30
- Es buah, jus jeruk, capcay kuah, nasi putih.
- Puding stroberi, teh hangat, sup ayam wortel.
- Kurma, susu kurma, mie goreng telur.
- Kolak pisang, es sirup, ikan goreng sambal.
- Bubur sumsum, jus apel, ayam bakar lalapan.
- Es campur, air putih, sayur asem, tempe goreng.
- Puding coklat, jus alpukat, nasi goreng seafood.
- Kurma, teh hangat, soto ayam santan ringan.
- Kolak ubi, infused water, ikan bakar.
- Es buah, air kelapa muda, ayam goreng, capcay.
Rangkaian menu tersebut memberikan variasi yang cukup kaya, memadukan protein hewani, sayuran, buah, serta minuman yang mendukung hidrasi. Kamu dapat menyesuaikan porsi si Kecil agar tidak berlebihan namun tetap memenuhi kebutuhan gizinya.
Perencanaan menu buka puasa bukan hanya membantu menjaga kesehatan, tetapi juga memaksimalkan kualitas waktu keluarga selama Ramadan.
Kebiasaan ini membuat kamu lebih tenang, lebih hemat, dan lebih siap menghadapi aktivitas harian selama bulan suci. Menyusun daftar menu mingguan dapat menjadi langkah kecil yang memberi dampak besar pada kesehatan dan kebiasaan makan.
