Selanjutnya, Hasudungan mengatakan, pihaknya menggencarkan intervensi pasar melalui program Gerakan Pangan Murah Bersubsidi yang sudah berjalan sejak awal Februari 2026.
"Ini dilaksanakan per bulan minimal 12 kali, yaitu harga-harga yang di bawah harga pasar. Dan ini tidak hanya tidak terbatas ya kepada pangan segar tapi juga itu ada minyak goreng, ada mie instan segala macam juga tetap dijual di sini, Kemudian menyediakan paket sembako hemat oleh BUMD," katanya.
Dia mengungkapkan, BUMD pangan juga menyediakan paket sembako hemat serta menyiapkan cadangan stok di gudang untuk mengantisipasi lonjakan permintaan.
"Serta yang terakhir, memastikan kesiapan sarana dan prasarana, khususnya buat bagi bahan pangan yang mudah busuk ataupun yang diistilahkan perishable foods, seperti cold storage ataupun di rumah potong hewan, karena di Jakarta ada kurang lebih 9 rumah potong hewan yang dikelola oleh pemerintah daerah,” ujar Hasudungan. (cr-4)
