Mengenal E3 Platform BYD, Teknologi di Balik Mobil Denza Z9 GT

Rabu 11 Feb 2026, 14:21 WIB
Model mobil BYD Denza Z9 GT. (Sumber: Dok. Istimewa)

Model mobil BYD Denza Z9 GT. (Sumber: Dok. Istimewa)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - BYD terus menegaskan posisinya sebagai perusahaan berbasis teknologi melalui pengembangan platform khusus kendaraan listrik. Salah satu teknologi terbaru yang diperkenalkan adalah E3 Platform, yang saat ini baru digunakan pada model Denza Z9 GT.

Meski demikian, lini mobil listrik BYD yang telah dipasarkan secara luas masih mengandalkan e-Platform 3.0 sebagai fondasi pengembangan kendaraan listriknya.

Head of Product BYD Motor Indonesia, Bobby Bharata mengungkapkan, Denza Z9 GT bukan model yang benar-benar asing bagi publik Tanah Air. Mobil tersebut ditampilkan dalam beberapa kesempatan, termasuk ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat,

“Pada dasarnya, E-Platform adalah platform yang digunakan khusus untuk mobil listrik. Jadi memang didesain khusus untuk mobil listrik, meskipun itu bisa dimodifikasi atau ditambah untuk model di luar listrik, tapi memang desain awalnya adalah untuk listrik,” ujar Bobby saat sesi Tech Talk di booth BYD, IIMS 2026, JIExpo Kemayoran, Selasa, 10 Januari 2026.

Baca Juga: 25 Lokasi Nobar Persib vs Ratchaburi FC Malam Ini, Daerah Bandung dan Sekitarnya

Evolusi e-Platform Hingga Hadirnya E3 Platform

Menurut Bobby, pengembangan platform listrik BYD telah berlangsung secara bertahap. Dimulai dari e-Platform generasi awal, kemudian berkembang hingga e-Platform 3.0 yang sudah mengadopsi Blade Battery.

“E-Platform mengalami pengembangan dari 1.0 sampai dengan yang terakhir 3.0 dengan ada Blade Battery di dalamnya. Kemudian, dikembangkan lagi menjadi E3 Platform. E3 Platform saat ini dipakai oleh Denza di mobil Z9 GT,” ujarnya.

E3 Platform disebut sebagai pengembangan lanjutan yang difokuskan pada peningkatan performa dan teknologi kendaraan listrik.

3 Motor Listrik jadi Pembeda Utama

Platform listrik BYD telah sedang dikembangkan secara bertahap. (Sumber: Dok. Istimewa)

Salah satu keunggulan utama E3 Platform terletak pada konfigurasi tiga motor listrik yang digunakan secara bersamaan.

“Satu di bagian depan, dua di bagian belakang sisi kiri dan kanan. Untuk daya motornya dan torsinya bisa dilihat di situ, 230 kW yang di bagian depan, kemudian yang di belakang di 240 kW kanan-kiri sama,” ucapnya.

Dengan konfigurasi tersebut, total performa yang dihasilkan mencapai 710 kW dengan torsi maksimum 1.150 Nm.

“Sehingga, secara total performance-nya sampai dengan 710 kW dengan torsi yang dihasilkan 1.150 Nm,” tuturnya.

Selain sistem motor, E3 Platform juga dibekali sejumlah teknologi pendukung. Salah satunya adalah Cell-to-Body (CTB), di mana baterai menjadi bagian struktural dari platform kendaraan.

“Baterainya dipasang sedemikian rupa dengan teknologi namanya CTB, Cell-to-Body. Jadi, baterainya itu dimasukkan ke dalam platform-nya, menyatu jadi satu dengan platform-nya,” ujar Bobby.

Teknologi lain yang disematkan meliputi Rear Wheel Steering, yang memungkinkan roda belakang ikut berbelok, serta Vehicle Motion Control untuk mengatur dan menyinergikan seluruh sistem kendaraan.

“Kemudian ada Rear Wheel Steering, ini fungsinya di ban belakang itu juga bisa belok. Dan ada Vehicle Motion Control. Vehicle Motion Control ini lebih ke mengatur semuanya itu menjadi satu dan mensinergikan,” jelasnya.

Baca Juga: Rexco Tampilkan Ragam Produk Perawatan Kendaraan di IIMS 2026

Belum Ada Kepastian Waktu Denza Z9 GT Dipasarkan

Meski teknologi E3 Platform telah diperkenalkan ke publik Indonesia, BYD belum memberikan kepastian terkait jadwal pemasaran Denza Z9 GT di Tanah Air. Setelah Denza D9, perusahaan disebut memiliki rencana menghadirkan model Denza B5 sebagai langkah berikutnya.


Berita Terkait


News Update