“Sehingga, secara total performance-nya sampai dengan 710 kW dengan torsi yang dihasilkan 1.150 Nm,” tuturnya.
Selain sistem motor, E3 Platform juga dibekali sejumlah teknologi pendukung. Salah satunya adalah Cell-to-Body (CTB), di mana baterai menjadi bagian struktural dari platform kendaraan.
“Baterainya dipasang sedemikian rupa dengan teknologi namanya CTB, Cell-to-Body. Jadi, baterainya itu dimasukkan ke dalam platform-nya, menyatu jadi satu dengan platform-nya,” ujar Bobby.
Teknologi lain yang disematkan meliputi Rear Wheel Steering, yang memungkinkan roda belakang ikut berbelok, serta Vehicle Motion Control untuk mengatur dan menyinergikan seluruh sistem kendaraan.
“Kemudian ada Rear Wheel Steering, ini fungsinya di ban belakang itu juga bisa belok. Dan ada Vehicle Motion Control. Vehicle Motion Control ini lebih ke mengatur semuanya itu menjadi satu dan mensinergikan,” jelasnya.
Baca Juga: Rexco Tampilkan Ragam Produk Perawatan Kendaraan di IIMS 2026
Belum Ada Kepastian Waktu Denza Z9 GT Dipasarkan
Meski teknologi E3 Platform telah diperkenalkan ke publik Indonesia, BYD belum memberikan kepastian terkait jadwal pemasaran Denza Z9 GT di Tanah Air. Setelah Denza D9, perusahaan disebut memiliki rencana menghadirkan model Denza B5 sebagai langkah berikutnya.
