Eiger Indonesia Resmi Pecat PIC KOL Vito Dery Buntut Kasus Rendahkan Konten Kreator

Rabu 11 Feb 2026, 11:15 WIB
Eiger Indonesia resmi memecat PIC KOL yang terseret kasus dugaan merendahkan konten kreator. (Sumber: Eiger Indonesia)

Eiger Indonesia resmi memecat PIC KOL yang terseret kasus dugaan merendahkan konten kreator. (Sumber: Eiger Indonesia)

POSKOTA.CO.ID - Eiger Indonesia mengambil langkah tegas terkait kasus yang sedang viral di media sosial.

Seperti yang beredar luas di media sosial, diketahui adanya pekerja dari Eiger Indonesia dengan jabatan PIC KOL sedang jadi perbincangan karena diduga telah merendahkan seorang konten kreator.

Kabar tersebut muncul usai konten kreator yang direndahkan oleh sosok diduga Vito Dery Alvi Silalahi membagikan tangkapan layar dari pesan yang pernah dikirimkan PIC KOL Eiger Indonesia.

Dilansir dari cuitan di akun X @kforkonsley pada 10 Februari 2026 diketahui sang konten kreator menggungah tangkapan layar yang memperlihatkan bagaimana sosok PIC KOL Eiger Indonesia tersebut sudah merendahkannya.

Baca Juga: Siapa Vito Dery Alvi Silalahi? PIC KOL Eiger Indonesia yang Diduga Rendahkan Konten Kreator

"Mau jual sendal ini deh soalnya abis direndahin sama PIC-nya, mentang-mentang followers cuman 2 ribu," tulisnya.

Hal ini berawal dari kerjasama yang dilakukan kedua belah pihak, PIC KOL meminta revisi kepada konten kreator. Namun dalam perjanjian kerjasama yang dilakukan, tidak adanya revisi untuk video yang sudah dibuat.

Siapa sangka, hal tersebut justru membuat PIC kesal hingga akhirnya merendahkan sang konten kreator.

"Ini kakaknya juga followers masih 2k, masih micro kita bisa bayar. Kalau kakaknya emang top kita baru maklum, ini masih micro, kok gak mau diminta revisi," katanya.

Eiger Indonesia Resmi Pecat PIC KOL

“Eigerindo MP sebagai distributor resmi EIGER Adventure menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada Mitra KOL kami atas kejadian yang dialami. Manajemen telah melakukan tindak tegas terhadap kegiatan ini”, tulisnya.

“Sebagai bentuk pertanggung jawaban kami, per hari ini PIC KOL yang bersangkutan sudah tidak lagi menjadi bagian dari kami. Kami berkomitmen menjaga hubungan baik serta kepercayaan yang sudah diberikan seluruh mitra dan pelanggan”, tambahnya.

Baca Juga: Pembangunan Wisata Eiger Camp di Lereng Tangkuban Parahu Dihentikan Satpol PP, Diduga Langgar Tata Ruang

Kasus Lama Surat Keberatan Eiger Jadi Sorotan

Sebagai informasi, sebelumnya PT Eigerindo Multi Produk Industri atau Eiger Indonesia pernah melayangkan surat keberatan terhadap seorang Youtuber Dian Widiyanarko.

Kasus bermula saat Dian mengulas produk kacamata jenis kerato buatan Eiger berjudul “REVIEW Kacamata Eiger Kerato I Cocok Jadi Kacamata Sepeda”.

Dia mengungapkan kelebihan kacamata tersebut ketimbang merek internasional. Dian mengatakan kacamata Eiger memiliki kualitas yang baik dengan harga yang lebih murah.

Pada 23 Desember 2020, Eiger lalu melayangkan surat keberatan atas unggahan video itu. Surat yang ditandatangani HCGA & Legal General Manager Hendra.

Pihak Eiger permasalahkan tiga hal atas video buatan Dian. Pertama, manajemen menilai kualitas video produk kurang baik dari segi pengambilan gambar sehingga dapat menyebabkan produk terlihat berbeda, baik dari sisi warna, bahan, maupun detail.

Kedua, manajemen mempersoalkan terkait adanya suara di luar video yang mengganggu tayangan alias noise sehingga informasi diklaim menjadi tidak jelas.

Ketiga, manajemen memasalahkan latar pengambilan video yang kurang layak atau proper. Manajemen pun meminta Dian memperbaiki konten atau menghapusnya.

Lalu pada 28 Januari 2021, Dian mengaku baru saja menerima keberatan tersebut melalui surat elektronik pada pukul 14.30 WIB. Dian lantas mengunggah surat resmi Eiger tersebut ke media semua sosialnya, yaitu di Instagram, Twitter, dan Facebook. Dian bercerita bahwa ia kaget terhadap sikap manajemen.

“Saya kan review produk enggak Anda endorse. Kalau Anda endorse atay ngiklan, boleh lah komplen begitu,” ucapnya.

Lalu di hari yang sama, Eiger Indonesia meminta maaf atas surat keberatan yang dilayangkan perusahaan kepada Youtuber Dian Widiyanarko.

Eiger beralasan bahwa surat keberatan yang berisi permintaan untuk memperbaiki atau menghapus konten ulasan produk Eiger itu dilayangkan sebagai bentuk masukan agar lebih baik lagi.

“Tetapi sekali lagi, kami menyadari bahwa cara penyampaian kami salah,” kata CEO Eiger Ronny Lukito dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 28 Januari 2021.


Berita Terkait


News Update