Target tersebut bisa berupa jumlah khatam Al-Qur’an, konsistensi salat berjamaah, hingga peningkatan kualitas sedekah dan infak.
Dengan adanya target yang jelas, ibadah Ramadhan akan lebih terarah dan terukur, sehingga tidak berjalan secara spontan dan tidak konsisten.
Baca Juga: Sosok Seleb Makassar Viral Foto dengan Whip Pink Siapa? Ini Fakta yang Beredar
5. Memperbanyak Sedekah dan Kepedulian Sosial
Amalan sosial juga menjadi bagian penting dalam menyambut Ramadhan.
Sedekah tidak harus selalu berupa materi, tetapi bisa diwujudkan dalam bentuk bantuan tenaga, perhatian, maupun perbuatan baik lainnya.
Menumbuhkan kebiasaan bersedekah sebelum Ramadhan akan memudahkan umat Islam menjaga kepedulian sosial selama bulan puasa, yang identik dengan nilai empati dan kebersamaan.
6. Menjaga Kesehatan dan Pola Hidup Seimbang
Selain persiapan spiritual, kesiapan fisik juga tidak boleh diabaikan.
Menjaga pola makan, istirahat yang cukup, serta mengurangi kebiasaan begadang menjadi bagian dari persiapan penting agar ibadah Ramadhan dapat dijalani dengan maksimal.
Dengan kondisi tubuh yang sehat, umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa, salat tarawih, dan ibadah lainnya dengan lebih optimal.
Dengan persiapan matang, puasa Ramadhan 1447 H/2026 akan membawa dampak positif yang berkelanjutan dalam kehidupan umat Islam, baik secara spiritual maupun sosial.
