Waktu Terbaik Ziarah Kubur Jelang Ramadhan Kapan? Inilah Penjelasan dan Tata Caranya

Senin 09 Feb 2026, 08:17 WIB
Ilustrasi - Waktu terbaik ziarah kubur. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Ilustrasi - Waktu terbaik ziarah kubur. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Artinya: “Diriwayatkan dari Buraidah ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda; “Dahulu aku pernah melarang ziarah kubur, maka telah diizinkan bagi Muhammad berziarah kubur bundanya. Maka berziarahlah kubur, sebab hal itu mengingatkan akhirat”. [HR. Muslim, Abu Dawud, at-Tirmidzi, Ibnu Hibban dan al-Hakim].

Hadits di atas menjadi landasan hukum diperbolehkannya ziarah kubur asalkan dengan tujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, bukan malah meminta-minta kepada kuburan.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Ziarah Kubur?

Sejatinya, ziarah kubur dapat dilakukan kapan saja, pada hari apapun, dan tidak terikat dengan waktu tertentu.

Umat Islam pun dilarang mengkhususkan waktu-waktu tertentu untuk berziarah kubur dengan niat atau tujuan yang tidak baik, terlebih melakukan hal-hal musyrik dan menyekutukan Allah SWT.

Baca Juga: Hukum Memakai Softlens saat Puasa, Apakah Bisa Membatalkan?

Meski demikian, mengutip dari NU Online, waktu terbaik ziarah kubur dilakukan pada Kamis setelah Ashar dan Jumat.

Ini karena, dalam rentang waktu itu, roh disebut sedang tertambat dengan erat pada kuburnya.

فائدة: روح الميت لها ارتباط بقبره ولا تفارقه أبدا لكنها أشد ارتباطا به من عصر الخميس إلى شمس السبت، ولذلك اعتاد الناس الزيارة يوم الجمعة وفي عصر الخميس

Artinya: "Informasi, roh mayit itu memiliki tambatan pada kuburnya. Ia takkan pernah berpisah selamanya. Tetapi, roh itu lebih erat bertambat pada kubur sejak turun waktu Ashar di hari Kamis hingga fajar menyingsing di hari Sabtu. Karenanya, banyak orang melazimkan ziarah kubur pada hari Jumat dan waktu Ashar di hari Kamis."

Selain itu, dalam hadits lain juga dikatakan bahwa Rasulallah SAW kerap berziarah kubur pada Jumat.

مَنْ زَارَ قَبْرَ أَبَوَيْهِ أَوْ أَحَدِهِمَا فِيْ كُلِّ جُمُعَةٍ غُفِرَ لَهُ وَ كُتِبَ لَهُ بَرًا

Artinya: "Siapa pun yang menziarahi kubur kedua orang tuanya atau salah satunya tiap hari Jumat, maka diampuni dosa-dosa (kecil) nya dan dia dicatat sebagai orang yang berbakti kepada kedua orang tuanya." (HR At-Thabrani)

Panduan Berziarah Kubur Sesuai Tuntunan

Masih merangkum dari Muhammadiyah, ada sejumlah anjuran yang perlu diperhatikan dan dikerjakan saat berziarah kubur.

1. Meluruskan niat dan tujuan

Ketika berziarah kubur, pastikan niat yang dimiliki hanyalah untuk mendoakan  ahli kubur dan menjadi sarana untuk mengingat kematian atau akhirat, bukan niat yang lainnya.

2. Mengucapkan salam ketika memasuki area kuburan


Berita Terkait


News Update