Ilustrasi. Kesalahan pengguna SpayLater dan Spinjam. (Sumber: Pinterest)

EKONOMI

Banyak yang Keliru! Ini Kesalahan Pengguna SPayLater dan SPinjam Saat Tak Mampu Bayar

Senin 09 Feb 2026, 15:57 WIB

POSKOTA.CO.ID - Munculnya notifikasi tagihan Shopee PayLater atau SPinjam ketika kondisi rekening menipis sering membuat panik. Tidak sedikit pengguna merasa masa depan runtuh hanya karena satu cicilan belum terbayar.

Sepanjang awal 2026, kasus gagal bayar atau galbay pada kredit digital meningkat. Tekanan ekonomi, kebutuhan hidup yang naik, serta akses pinjaman yang sangat mudah membuat banyak orang terperangkap.

Namun persoalan terbesar sebenarnya bukan semata ketidakmampuan membayar. Cara menghadapi galbay sering kali justru memperburuk situasi tanpa disadari.

Artikel ini membahas kesalahan yang wajib dihindari, risiko nyata yang mungkin terjadi, dan langkah realistis agar pengguna bisa keluar dari tekanan utang secara lebih aman.

Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Dampak Telat Bayar Shopee Paylater terhadap Skor Kredit dan Akun

Galbay Shopee PayLater dan SPinjam Bukan Akhir Segalanya

Ilustrasi. Logo shopee paylater 2026 (Sumber: Dok/Shoope)

Hal pertama yang perlu dipahami: terlambat bayar memang berat, tetapi bukan berarti hidup selesai.

Shopee PayLater dikelola PT Commerce Finance, sedangkan SPinjam berjalan melalui skema pendanaan yang diawasi OJK.

Karena berada dalam sistem resmi, mekanisme penagihan wajib mengikuti aturan perlindungan konsumen.

Artinya, berbagai isu seperti penyitaan aset secara tiba-tiba atau kriminalisasi otomatis tidaklah tepat.

Baca Juga: Cara Mengaktifkan DANA PayLater Terbaru, Cek Syarat dan Ketentuannya di Sini!

Deretan Kesalahan Fatal yang Sering Tidak Disadari

Banyak debitur tanpa sadar mengambil keputusan yang dampaknya lebih buruk dibanding tunggakan awal seperti:

  1. Panik dan Bertindak Tanpa Perhitungan

Ketika jatuh tempo datang, pikiran sering langsung dipenuhi bayangan buruk. Akibatnya, keputusan diambil hanya untuk meredakan rasa takut sesaat, bukan menyelesaikan masalah.

Padahal, memaksakan bayar tanpa sumber dana jelas berpotensi memunculkan utang baru.

  1. Gali Lubang Tutup Lubang

Menutup tagihan SPayLater dengan pinjaman dari aplikasi lain terlihat seperti solusi cepat. Kenyataannya, ini hanya mengganti satu beban dengan beban baru yang bisa lebih mahal.

Baca Juga: 10 Alasan Mengapa Paylater Bisa Membuat Kamu Miskin Perlahan

Banyak kasus berawal dari satu tunggakan lalu melebar menjadi banyak platform sekaligus.

  1. Terlalu Takut pada Debt Collector

Regulasi OJK menegaskan penagihan harus dilakukan secara beretika. Ancaman, kekerasan, atau penyebaran data pribadi tidak dibenarkan.

Ketakutan berlebihan sering membuat orang kembali berutang hanya demi menghentikan telepon penagihan.

  1. Berharap Solusi Instan

Tidak ada jalan ajaib. Tanpa menghitung pemasukan dan kebutuhan pokok, pembayaran hanya menjadi siklus stres tanpa ujung.

  1. Tidak Pernah Menghubungi Shopee

Ini salah satu yang paling merugikan. Padahal tersedia kemungkinan:

Komunikasi menunjukkan itikad baik dan sering membuka peluang keringanan.

  1. Menghapus Aplikasi atau Ganti Nomor

Utang tidak hilang hanya karena akun ditutup. Data tetap terhubung dengan identitas kependudukan. Bahkan, putus komunikasi bisa membuat proses penagihan meningkat.

Risiko Nyata Jika Gagal Bayar

Memahami konsekuensi membantu pengguna bersikap lebih rasional.

Denda dan Bunga Bertambah

Selama tunggakan berjalan, biaya terus muncul. Limit bisa dibekukan dan akses layanan dihentikan sampai kewajiban dipenuhi.

Tercatat di SLIK OJK

Riwayat kredit buruk dapat menyulitkan saat ingin mengajukan KPR, kredit kendaraan, kartu kredit, atau pinjaman bank lain di masa depan. Pemulihannya juga tidak instan.

Tahapan Penagihan

Awalnya lewat notifikasi dan pengingat internal. Jika berlarut, intensitas meningkat dan bisa melibatkan mitra penagihan, tetap dengan aturan etika yang berlaku.

Cara Bijak Menghadapi Galbay SPayLater dan SPinjam

Langkah realistis berikut bisa membantu mengurangi tekanan:

Ketenangan dan komunikasi jauh lebih efektif dibanding keputusan impulsif.

Gagal bayar memang tidak nyaman, tetapi selalu ada jalan keluar. Menghindari kepanikan, memahami hak sebagai konsumen, dan aktif bernegosiasi adalah kunci agar situasi tidak berkembang menjadi krisis finansial yang lebih besar.

Karena kebijakan dapat berubah, pastikan selalu memeriksa informasi terbaru melalui aplikasi Shopee maupun kanal resmi OJK.

Tags:
PT Commerce FinanceGalbay Shopeekredit digitalgalbaygagal bayar SPinjamShopee PayLater

Insan Sujadi

Reporter

Insan Sujadi

Editor