JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Gubernur Jakarta, Pramono Anung memastikan normalisasi Kali Ciliwung terus dilakukan bersamaan proses pembebasan lahan rumah-rumah di sekitar bantaran kali segera rampung.
"Normalisasi Ciliwung kita sudah mulai. Pembebasan lahannya sudah hampir selesai. Kemudian Cakung Lama dan Krukut," ujar Pramono di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Minggu, 8 Februari 2026.
Saat ini, Pramono sendiri telah menandatangani 14 penetapan lokasi (penlok) dan pembebasan lahan di sejumlah wilayah untuk normalisasi Ciliwung.
"Mungkin hari Jumat besok saya bersama Bapak Nusron, Pak Menteri ATR/BPN, akan melakukan seremoni untuk itu, Supaya semua yang dibebaskan sudah selesai," ucap Pramono.
Baca Juga: Sambut HPN 2026, Polres Bogor bersama Pokja Tanam Pohon dan Lepas Ikan di Sungai Cisadane
Pramono menyebut, pihaknya telah melakukan pembayaran pembebasan lahan secara bertahap di Bidara Cina dan Cawang, Jakarta Timur.
"Sudah kita kasih tanda, yang kuning belum dibayar, yang merah sudah dibayar dan sebagainya," kata Pramono.
Setelah proses pembebasan lahan tuntas, tahap berikutnya adalah pembangunan tanggul yang menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum. Pramono menargetkan pekerjaan fisik tersebut bisa mulai berjalan pada Maret mendatang.
Baca Juga: Baru Keluar Penjara, Residivis di Depok Kembali Ditangkap Terkait Penipuan Sembako Murah
"Sehingga dengan demikian mudah-mudahan bulan Maret sudah mulai dibuat tanggul oleh pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian PU yang tanggung jawab," ungkap Pramono.
Sementara itu, Ketua Umum PMI sekaligus mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla turut menyoroti pentingnya dukungan masyarakat terhadap proses pembebasan lahan di bantaran sungai.
Ia meminta warga agar tidak memprotes ketika lahannya dibebaskan karena langkah tersebut bertujuan melindungi masyarakat dari risiko banjir.
Baca Juga: Pohon Tumbang Sempat Tutup Akses Jalan di Cilincing Jakut
"Jadi kalau tanahnya dibeli, tanahnya dibebaskan, itu jangan marah. Demi beliau juga agar jangan banjir. Jadi kalau ada yang dibebaskan, jangan protes. Karena demi anda sendiri itu semua," kata Jusuf Kalla. (cr-4)