GoPay Later sendiri merupakan fitur pembiayaan yang bekerja sama dengan mitra lembaga keuangan yang telah terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dengan status tersebut, seluruh proses penagihan dan sanksi yang diterapkan harus mengikuti regulasi yang berlaku.
Risiko Galbay GoPay Later
Seperti dilansir dari kanal YouTube Solusi Keuangan pada Jumat, 6 Februari 2026. berikut adalah beberapa risiko galbay GoPay Later.
1. Denda dan Biaya Tambahan Akibat Keterlambatan
Risiko pertama yang paling langsung dirasakan ketika galbay GoPay Later adalah munculnya denda keterlambatan.
Denda ini akan terus bertambah selama tagihan belum dilunasi. Akumulasi denda dapat membuat nominal utang semakin besar dan memberatkan pengguna di bulan berikutnya.
Selain denda, pengguna juga berpotensi dikenakan biaya administrasi tambahan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam perjanjian penggunaan GoPay Later.
Baca Juga: Jadwal Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Kota Bandung Hari Ini, Cek Lokasi Razia di Sini
2. Penurunan Skor Kredit Digital
Galbay GoPay Later tidak hanya berdampak pada aplikasi Gojek semata. Keterlambatan pembayaran dapat tercatat dalam riwayat kredit digital pengguna.
Hal ini berpotensi menurunkan skor kredit dan memengaruhi penilaian kelayakan ketika mengajukan layanan keuangan lain di masa depan.
Dampaknya bisa terasa ketika pengguna ingin mengaktifkan fitur paylater lain, mengajukan pinjaman online, hingga mengakses layanan pembiayaan resmi dari lembaga keuangan.
3. Pembatasan Akses Layanan Gojek dan GoPay
GoPay Later yang bermasalah dapat berujung pada pembatasan akses layanan. Pengguna berisiko tidak bisa menggunakan fitur GoPay Later hingga seluruh tunggakan dilunasi.
Dalam beberapa kasus, akun GoPay atau Gojek juga bisa mengalami pembatasan sementara pada fitur tertentu.
