POSKOTA.CO.ID - Sosok Kafrawi Yuliantono mendadak menjadi sorotan setelah namanya tercantum dalam dokumen yang dikenal luas sebagai Epstein Files.
Dokumen tersebut merupakan kumpulan arsip yang dikaitkan dengan mendiang Jeffrey Epstein, pemodal asal Amerika Serikat yang meninggal dunia pada 2019 saat menghadapi dakwaan serius terkait perdagangan seks anak.
Kemunculan nama warga negara Indonesia (WNI) dalam arsip itu memantik perhatian warganet, terutama setelah sejumlah dokumen yang memuat identitas Kafrawi Yuliantono beredar luas di media sosial.
Nama Kafrawi Yuliantono mulai ramai diperbincangkan setelah sejumlah pengguna media sosial membagikan dokumen yang mencantumkan identitas tersebut di platform X (sebelumnya Twitter).
Salah satu akun yang turut mengunggah dan menarik perhatian warganet adalah pemilik username @abdoelafif, pada Minggu, 1 Februari 2026.
Sejak saat itu, nama Kafrawi Yuliantono menjadi bahan diskusi luas, baik di X maupun platform media sosial lainnya.
Berdasarkan penelusuran dari dokumen yang beredar di media sosial, terdapat berbagai dokumen personal atas nama Kafrawi Yuliantono.
Arsip tersebut mencakup surat elektronik (email), surat lamaran kerja, curriculum vitae (CV), sertifikat pendukung, hingga salinan visa Amerika Serikat.
Keberadaan dokumen-dokumen ini sendiri memunculkan beragam tafsir di kalangan warganet.
Lantas, siapa sebenarnya Kafrawi Yuliantono yang muncul di dalam dokumen Epstein Files?
Baca Juga: Isi Surat Anak SD Bunuh Diri di NTT Apa? Ini Terjemahan dan Fakta Tabir Masalah yang Dihadapi Korban
