“Dulu juga pernah kejadian, satu ekor domba hilang,” katanya.
Pasca kejadian ini, Saripudin berencana melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Pamarayan. Ia berharap pelaku pencurian ternak dapat segera ditangkap.
“Sebelumnya lapor ke Bhabinkamtibmas, belum melapor ke Polsek,” ucap Saripudin.
Akibat pencurian tersebut, Saripudin mengaku mengalami kerugian hingga sekitar Rp15 juta. Kerugian terbesar berasal dari domba Merino yang memiliki nilai jual lebih tinggi dibandingkan domba lokal.
“Kalau kerugian sekitar Rp15 juta. Yang mahal itu domba Merino karena bobotnya lebih besar,” katanya.
Sementara itu, Kanit Polsek Pamarayan, Ipda Arpah, membenarkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan terkait kejadian tersebut.
"Kami mengimbau korban agar segera membuat laporan," ujar Arpah. (rah)
