POSKOTA.CO.ID - Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Rakyat Indonesia (BRI) kembali menempati posisi penting sebagai solusi pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada Februari 2026.
Di tengah kebutuhan modal yang cenderung meningkat di awal tahun, plafon pinjaman Rp10 juta masih menjadi produk yang paling banyak diakses karena prosesnya mudah, bunga rendah, serta cicilan ringan.
Pihak BRI menegaskan bahwa fokus utama program KUR tetap diarahkan untuk memperluas akses pendanaan bagi sektor produktif.
Apa Itu KUR BRI?
Melansir dari situs Bank BRI, KUR BRI adalah fasilitas pembiayaan yang didesain untuk membantu pelaku usaha skala mikro, kecil, hingga menengah mendapatkan modal kerja dengan bunga rendah berkat dukungan subsidi pemerintah. Program ini telah menjadi tulang punggung pembiayaan UMKM selama lebih dari satu dekade.
Pada Februari 2026, BRI kembali memberikan fokus pada:
- Peningkatan akses permodalan usaha kecil
- Penguatan kapasitas pelaku usaha produktif
- Penyediaan pembiayaan dengan syarat mudah dan biaya terjangkau
Dalam konteks ekonomi awal tahun, kebutuhan tambahan modal biasanya meningkat untuk keperluan menambah stok, memperluas dagangan, maupun memperbaiki peralatan produksi. KUR BRI hadir menjembatani kebutuhan tersebut.
Kenapa KUR BRI Rp10 Juta Banyak Diminati?
Plafon Rp10 juta dinilai ideal bagi usaha mikro yang membutuhkan tambahan modal cepat tanpa membebani arus kas bulanan.
Berikut beberapa keunggulan utama KUR BRI Rp10 juta:
- Tidak memerlukan agunan tambahan sesuai ketentuan KUR Mikro
- Proses pengajuan sederhana dan cepat
- Bunga rendah berkat subsidi pemerintah
- Cicilan ringan sesuai tenor
- Cocok untuk keperluan modal harian maupun pembelian stok
Banyak pelaku UMKM memanfaatkan plafon ini untuk:
- Menambah barang dagangan
- Membeli bahan baku
- Memperbaiki atau menambah peralatan usaha
- Mengembangkan lini produk
Saat ini KUR BRI sebagai penopang usaha para UMKM. Pinjaman Rp10 juta dari BRI bisa sangat membantu saya menambah stok setelah libur akhir tahun.
