DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Kepergian Meri Hoegeng atau yang akrab disapa Eyang Meri Hoegeng tak hanya menyisakan kesedihan bagi institusi kepolisian, tetapi penjaga makam pun turut merasakan duka mendalam.
Meri Hoegeng merupakan istri Kapolri ke-5 Jenderal Polisi Hoegeng Iman Santoso.
Fitri, 34 tahun anak dari penjaga kavling makam mendapatkan kabar Meri sudah meninggal dunia dari sang ibu.
"Ibu saya yang menjaga kavling makam mendapat kabar dari anaknya bahwa Eyang sedang ada di ruang ICU RS Polri. Pada pukul 02.00 WIB dikabarkan lagi bahwa Eyang sudah meninggal dunia," ujar Fitri kepada Poskota di lokasi pemakaman Giri Tama, Selasa, 3 Februari 2026.
Menurut Fitri, terakhir bertemu dengan Meri dua tahun lalu saat sedang sehat dan sering mengunjungi makam suaminya.
"Tiap tanggal 14, Eyang bersama anaknya didampingi sopir saat sedang sering datang ke makam. Setelah itu, dengar kabar Eyang sempat terjatuh dari kursi dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Eyang sudah tidak bisa kemana-mana lagi, harus selalu di kasur sudah tidak pernah menengok ke makam suaminya lagi," ujarnya.
Penjaga Kavling Makam Turut Sedih
Fitri memaparkan jika dirinya mulai membantu menjadi perawat kavling makam dan pernah merasakan kebaikan Meri saat masih sering datang ke makam.
Menurutnya, sosok dari Meri Hoegeng sangat dermawan dan sering menolong para penjaga kavling makam.
Baca Juga: Mati Listrik 7 Hari di Indonesia, Apakah Benar atau Hoaks? Ini Fakta Sebenarnya dan Penjelasan PLN
"Meski masih dalam keadaan sakit, Eyang masih suka mengirimkan bingkisan dan amplop THR tiap tahun kepada penjaga kavling makam," tuturnya.
