"Sedangkan Rorotan sendiri sudah berulang kali dilakukan commissioning sampai dengan 200, 300, 500 per hari, itu apa relatif tidak masalah," kata Pramono.
Sebagai langkah perbaikan, Pramono menyebut, di tahun 2025 DLH Jakarta telah melakukan pengadaan armada transportasi sampah baru dengan sistem yang lebih tertutup.
"Masalahnya adalah transportasi dan untuk itu saya sudah minta untuk dilakukan perbaikan, maka kami di tahun 2025 kemarin membeli alat transportasi untuk mengangkut sampah yang baru," ungkap Pramono.
Baca Juga: Gegara Ditinggal Istri, Pria di Pasar Kemis Gantung Diri di Pohon Mangga
Pramono pun menegaskan kendaraan lama tidak lagi diizinkan untuk digunakan dalam pengangkutan ke RDF Rorotan.
"Yang lama saya tidak izinkan untuk digunakan. Mudah-mudahan ini akan bisa mengatasi persoalan transportasi sampah yang ada di Rorotan ini," ucap dia. (cr-4)
