Namun, niat utama tetap harus ditujukan untuk puasa qadha, sementara pahala puasa sunah diharapkan sebagai tambahan keutamaan.
Waktu yang Dilarang untuk Puasa Qadha Ramadhan
Meski fleksibel, terdapat beberapa hari yang diharamkan untuk berpuasa, termasuk puasa qadha. Berikut daftarnya.
- 1 Syawal (Hari Raya Idulfitri)
- 10 Dzulhijjah (Hari Raya Iduladha)
- 11, 12, dan 13 Dzulhijjah (Hari Tasyrik)
- Hari Jumat, kecuali disertai puasa Kamis atau Sabtu
Larangan itu sendiri berlaku untuk seluruh jenis puasa, baik wajib maupun sunah.
Tata Cara Puasa Qadha Ramadhan
Secara umum, tata cara puasa qadha Ramadhan tidak berbeda dengan puasa Ramadhan, baik dari segi rukun maupun syarat sahnya. Berikut langkah-langkah yang perlu diperhatikan.
Menghitung jumlah utang puasa secara cermat agar tidak kurang. Jika ragu, dianjurkan mengambil jumlah yang lebih banyak sebagai bentuk kehati-hatian.
- Membaca niat di malam hari sebelum fajar.
- Melaksanakan sahur, meski hanya dengan seteguk air.
- Menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga matahari terbenam.
- Berbuka puasa saat Maghrib sesuai waktunya.
- Memperbanyak amalan sunah, seperti membaca Al-Qur’an, berzikir, dan salat sunah.
Dengan memahami waktu niat, bacaan, serta tata cara puasa qadha Ramadhan, umat Islam dapat menunaikan kewajiban ini dengan benar dan sah sesuai tuntunan syariat
