Maling Bobol Kelurahan Pancoran Mas, Pelaku Tak Dapat Barang Berharga

Minggu 01 Feb 2026, 13:50 WIB
Olah TKP di Kantor Kelurahan Pancoran Mas, Kota Depok. (Sumber: Polsek Pancoran Mas)

Olah TKP di Kantor Kelurahan Pancoran Mas, Kota Depok. (Sumber: Polsek Pancoran Mas)

DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Maling bobol Kantor Kelurahan Pancoran Mas, Kota Depok. Niat berharap mendapat banyak barang berharga, namun aksi pencurian ini tak membuahkan hasil apa-apa.

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 31 Januari 2026 dini hari.  Kapolsek Pancoran Mas, Kompol Hartono mengatakan pencurian para pelaku tidak berhasil mendapatkan benda-benda berharga yang akan dicurinya.

"Sementara tidak ada barang-barang yang hilang. Namun beberapa ruangan rusak pada bagian tembok dari partisi di Kantor Kelurahan Pancoran Mas," ujar Hartono kepada Poskota, Minggu, 1 Januari 2026.

Pihak keamanan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TPK) pada pukul 13.00 WIB setelah mendapat laporan adanya pencurian di kantor kelurahan tersebut.

Baca Juga: Grayce Tan Siapa dan Lulusan Mana? Geger Terseret Dugaan Perselingkuhan dengan CEO PropertyLimBrothers Melvin Lim

"Anggota melakukan cek TKP bersama Tim Inafis Polres Metro Depok, siang hari setelah kejadian dilaporkan terjadi pada pukul 03.30 WIB," ungkapnya.

Kronologi Aksi Pencurian Kantor Kelurahan

Berdasarkan keterangan saksi-saksi, pada pukul 00.30 WIB, pegawai kelurahan melakukan pengecekan dan situasi masih aman.

Tetapi pada pukul 03.30 WIB penjaga kelurahan bersama istrinya pergi ke pasar dan kembali siang hari.

Sekembalinya dari pasar, saksi melihat kondisi kantor dalam keadaan berantakan.

Baca Juga: Sosok Anak dan Suami Friderica Widyasari Dewi Siapa? Ini Profil Keluarga yang Jadi Sorotan Usai Resmi Rangkap Jabatan di OJK

"Beberapa tembok dan jendela kantor sudah pada rusak dicongkel menggunakan benda keras. Tapi setelah dicek tidak ada barang-barang berharga yang hilang," tuturnya.

Terkait kejadian ini, Hartono mengatakan anggota Reskrim masih melakukan penyelidikan untuk dapat mengungkap pelaku.

"Saksi yang sudah dimintai keterangan total ada 3 orang yaitu penjaga kantor kelurahan. Kasus ini masih dalam penyelidikan," pungkasnya.


Berita Terkait


News Update