POSKOTA.CO.ID - Manchester United bersiap kembali tampil di hadapan publik Old Trafford saat menjamu Fulham dalam lanjutan Premier League pada Minggu sore waktu setempat.
Pertandingan ini dipandang sebagai momentum penting bagi skuad asuhan Michael Carrick untuk mempertahankan tren positif sekaligus mendekatkan diri pada zona empat besar.
Dalam dua pekan terakhir, Manchester United menunjukkan performa meyakinkan. Setelah menumbangkan Manchester City pada derby Manchester, Setan Merah melanjutkannya dengan kemenangan dramatis 3–2 di markas Arsenal.
Dua kemenangan beruntun atas tim papan atas ini menjadi catatan istimewa, mengingat hal tersebut jarang terjadi dalam satu dekade terakhir.
Michael Carrick menyebut bahwa perkembangan tim bukan sekadar kebetulan. “Para pemain menunjukkan karakter dan kedisiplinan. Ini adalah proses yang kami bangun setiap hari,” tutur Carrick dalam sesi konferensi pers.
Kebangkitan ini memberikan harapan baru bagi pendukung Manchester United yang menginginkan stabilitas performa setelah beberapa musim penuh inkonsistensi.
Fulham Datang dengan Percaya Diri Tinggi
Di kubu lawan, Fulham tidak datang untuk sekadar memberi perlawanan. The Cottagers tengah berada dalam modal positif usai mengalahkan Brighton & Hove Albion dengan skor 2–1. Tambahan tiga poin itu membuat mereka tetap bersaing dalam perebutan tiket kompetisi Eropa.
Pelatih Fulham, Marco Silva, menegaskan bahwa timnya siap menghadapi atmosfer Old Trafford. “Kami menghormati Manchester United, tetapi kami datang untuk bermain dengan identitas kami sendiri. Tidak ada alasan untuk takut,” ujarnya.
Fulham selama ini dikenal sebagai tim yang mampu memberikan kejutan. Konsistensi dalam transisi dan efektivitas serangan balik menjadi senjata utama yang dapat mengancam pertahanan United.
Tekanan dan Peluang bagi Michael Carrick
Rangkaian hasil positif menempatkan posisi Carrick sebagai pelatih kian kokoh. Ia kini tercatat sebagai pelatih pertama sejak 2010 yang berhasil mengalahkan dua tim teratas klasemen dalam laga beruntun. Capaian tersebut dinilai menjadi bukti perkembangan taktik serta efektivitas pendekatan manajerial yang ia terapkan.
