Israel Tetap Bombardir Gaza Setelah Masuk Board of Peace, 31 Orang Tewas

Minggu 01 Feb 2026, 21:53 WIB
Ledakan di Jalur Gaza oleh bom Israel, Sabtu, 31 Januari 2026 (Sumber: X/@mhdksafa)

Ledakan di Jalur Gaza oleh bom Israel, Sabtu, 31 Januari 2026 (Sumber: X/@mhdksafa)

Baca Juga: Perkumpulan Penggerak Muda Kecam Serangan dan Penangkapan Presiden Venezuela oleh AS

Komitmen Gedung Putih untuk Gaza

Gedung Putih menjelaskan bahwa inisiatif ini dirancang sebagai langkah menyeluruh yang tidak hanya menyasar aspek politik, tetapi juga pembangunan kembali wilayah Gaza yang telah lama terdampak konflik. Dalam pernyataannya, Gedung Putih menyebut rencana tersebut sebagai upaya strategis untuk menghadirkan masa depan yang stabil bagi warga Palestina.

"Ini adalah langkah maju penting lain dalam mewujudkan visi Presiden Trump untuk mengubah Gaza dari wilayah yang dilanda konflik dan keputusasaan menjadi wilayah yang ditandai dengan peluang, harapan, dan vitalitas," demikian pernyataan resmi Gedung Putih, dikutip dari keterangan konferensi pers.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada komentar resmi dari pihak militer Israel mengenai serangan tersebut. Pemerintah AS dan sejumlah negara Eropa disebut sedang meminta klarifikasi atas insiden itu, mengingat serangan pada area pengungsian termasuk kategori pelanggaran berat dalam masa gencatan senjata.


Berita Terkait


News Update