POSKOTA.CO.ID - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) resmi mengumumkan target penjualan mobil nasional untuk tahun 2026.
Organisasi industri otomotif ini mematok angka 850 ribu unit sebagai target wholesales sepanjang tahun.
Target tersebut lebih tinggi dibandingkan realisasi penjualan mobil nasional sepanjang 2025 yang tercatat 803.687 unit. Meski meningkat, Gaikindo menilai angka tersebut masih berada dalam batas realistis.
“Kami sudah sepakat pada tahun ini mematok target sebanyak 850 ribu unit,” kata Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara, dikutip dari Antara.
Target Masih Bisa Berubah
Meski optimistis, Gaikindo mengakui target penjualan tersebut belum bersifat final dan masih dapat disesuaikan dengan perkembangan pasar otomotif nasional.
“Kalau misalnya ada perkembangan atau kebijakan baru ya mungkin kita akan lihat lagi,” ujar Kukuh.
Ia menegaskan, dinamika regulasi maupun kondisi ekonomi menjadi faktor penting yang akan memengaruhi kinerja industri otomotif sepanjang tahun berjalan.
Gaikindo melihat pasar otomotif Indonesia memiliki peluang untuk setidaknya bertahan, bahkan tumbuh tipis, dibandingkan tahun sebelumnya. Salah satu pendorongnya adalah momentum Hari Raya Idul Fitri yang jatuh pada awal tahun 2026.
Secara historis, periode menjelang Lebaran kerap mendorong peningkatan penjualan kendaraan. Namun, di sisi lain, momen ini juga membawa tantangan tersendiri bagi pelaku industri.
Libur panjang berpotensi mengurangi jumlah hari kerja, yang berdampak langsung pada aktivitas produksi kendaraan di pabrik.
Pameran Otomotif Diharapkan Dongkrak Penjualan
Setelah periode Lebaran, Gaikindo berharap industri otomotif dapat kembali bergerak agresif. Penyelenggaraan pameran otomotif serta kehadiran merek dan model kendaraan baru diyakini dapat menjadi pemicu peningkatan penjualan.
“Harapannya setelah itu harusnya kita bisa sedikit agresif. Karena cukup panjang waktunya dari Maret sampai ke akhir tahun nanti,” kata Kukuh.
Baca Juga: Jadwal Perayaan Cap Go Meh 2026 di Indonesia Kapan? Catat Tanggal dan Rangkaian Tradisinya
Kinerja Penjualan Mobil Sepanjang 2025 Masih Terkoreksi
Sebagai catatan, sepanjang 2025, penjualan mobil nasional mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Data Gaikindo menunjukkan wholesales mobil hanya mencapai 803.687 unit, turun dari 889.680 unit pada tahun sebelumnya.
Penjualan ritel juga mengalami koreksi. Sepanjang 2025, tercatat 833.702 unit mobil dikirim ke konsumen, lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di kisaran 889 ribu unit.
Merek Baru Jadi Harapan Tambahan di 2026
Memasuki 2026, pasar otomotif Indonesia diproyeksikan akan semakin ramai dengan kehadiran sejumlah merek baru. Bertambahnya pilihan kendaraan diharapkan dapat menarik minat konsumen sekaligus mendorong pemulihan penjualan mobil nasional.
Data Wholesales Mobil Baru Januari-Desember 2025
- Januari: 62.084 unit
- Februari: 72.356 unit
- Maret: 71.099 unit
- April: 52.108 unit
- Mei: 60.697 unit
- Juni: 58.363 unit
- Juli: 60.837 unit
- Agustus: 61.771 unit
- September: 62.090 unit
- Oktober: 71.051 unit
- November: 74.131 unit
- Desember: 94.100 unit
Total: 803.687 unit
Data Retail Mobil Baru Januari-Desember 2025
- Januari: 64.076 unit
- Februari: 69.925 unit
- Maret: 76.765 unit
- April: 58.174 unit
- Mei: 61.546 unit
- Juni: 62.292 unit
- Juli: 62.899 unit
- Agustus: 66.493 unit
- September: 63.766 unit
- Oktober: 74.585 unit
- November: 79.348 unit
- Desember: 93.833 unit
Total: 833.702 unit
